400 Kuburan Kuno Ditemukan di Dekat Zaragoza, Spanyol Utara

87
Kuburan Muslim
Penemuan Kuburan Besar Zaman Kejayaan Islam Bani Umayyah Abad ke-8 samai 12. (Foto: iqna.ir)

Madania.co.id, Spanyol- Lebih dari 400 kuburan telah digali di Kotamadya Tauste, dekat Kota Zaragoza. Jumlah kuburan yang pertama ditemukan pada 2012-2013 ada 40 kuburan, seperti disebutkan oleh para arkeolog.

Mereka menambahkan bahwa jumlahnya bahkan bisa mencapai 4.500 kuburan ditemukan, jika penggalian dilanjutkan, seperti dilansir iqna.ir (30/11/20).

Javier Nunez Arce, Kepala Asosiasi Kebudayaan El Patiaz bertujuan untuk menemukan, melestarikan, dan menyebarkan warisan, budaya, dan keistimewaan ‘Villa de Tauste’.

Sebelumnya Nunez Arce mengetahui ada banyak pemakaman di kota itu tetapi tidak tahu asal-usulnya, lapor Anadolu Agency.

Penggalian di Tauste dimulai pada 2010, Nunez Arce mengatakan mereka menyadari kuburan tersebut adalah kuburan Muslim karena kerangka jenazah yang menghadap Makkah, sejalan dengan tradisi Muslim.

Setelah para arkeolog menelitinya secara detail, mereka mengetahui menara lonceng gereja Katolik saat ini yaitu menara Santa Maria juga merupakan sebuah menara masjid yang diubah menjadi menara lonceng.

Ketika dinding yang mengelilingi gereja di sekitarnya dibangun, menara itu diperkirakan sudah ada. Situs El Patiaz, menyatakan bahwa menara lonceng, yang sebelumnya diyakini berasal dari akhir abad ke-13, dulunya adalah menara masjid dari abad ke-9 M, mendahului sisa gereja saat ini.

“Oleh karena itu, jelas bahwa ada komunitas Muslim dan masjid pada zaman dulu yang tinggal di kota ini,” tambah Nunez Arce.

Ditulis dalam kaligrafi Islam, menara itu tampaknya memiliki frase “Tidak ada Tuhan selain Allah”, salah satu ajaran Islam.

Peninggalan Zaman Bani Umayyah

Dengan ditemukannya pemakaman Islam terbesar yang berasal dari era ‘Umayyah’ di abad ke-8 M, otoritas lokal telah mempercepat upaya penggalian mereka.

Menurut pihak berwenang, memeriksa sisa-sisa yang ditemukan di pemakaman mengarah pada penemuan penting dan langka dalam mengungkapkan komunitas Muslim yang tinggal di Tauste dari abad ke-8 hingga 12 M.

Baca Juga:  Jadwal Pemusatan Latihan Timnas U-19 Mengalami Perubahan

Nunez Arce juga mengatakan penemuan baru-baru ini menyadarkan mereka bahwa populasi ini lebih dari yang diperkirakan. “Bahwa sempat ada populasi besar dan menara yang memiliki asal-usul Islam.”

Nunez Arce juga sudah mengetahui bahwa tulang dan tengkorak kadang-kadang muncul setelah hujan lebat dan badai di wilayah tersebut, tetapi mereka tidak tahu asal-usulnya sebelum penggalian.

Para arkeolog masih mempelajari kuburan dan memeriksa situs arkeologi setinggi 20 ribu meter itu. Menurut Eva Jimenez, direktur tim penggalian, sisa-sisa yang ditemukan di kuburan Muslim akan dibawa untuk pengujian genetik dan DNA sebelum dipindahkan ke museum.

Jimenez menambahkan bahwa ada proyek lain yang sedang dieksplorasi, yaitu mengubur jenazah di Kotamadya Tauste, karena mereka adalah warga dan bagian dari warisan dan budayanya. (dzk)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here