Dishub Kota Bandung Mulai Berlakukan Perda Derek

56
Dishub Kota Bandung saat Melakukan Penertiban Kendaraan yang Parkir Sembarangan. (Istimewa)

Madania.co.id, Bandung – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mulai memberlakukan sanksi derek bagi kendaraan yang parkir sembarangan. Sejauh ini Dishub telah melakukan beberapa kali penertiban parkir liar di Kota Bandung.

Melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Perhubungan dan Retribusi di Bidang Perhubungan pada 2021, Dishub telah mengangkut kendaraan roda dua karena kedapatan parkir di bahu jalan yang tidak diperuntukkan parkir kendaraan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi  (PDKT) Dishub Kota Bandung Asep Kuswara mengungkapkan, sejak awal Januari pihaknya telah melakukan penertiban parkir liar sebanyak empat kali.

“Yang diderek ada 10 motor dibawa ke Basement Kantor Dishub Kota Bandung. Tadi (penertiban) enggak diangkut digembosin aja 20-an ,” ungkap Asep saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (20/1/2021).

Menurutnya, selama memberlakukan perda derek, pihaknya baru menindak kendaraan roda dua. Sebab, sarana untuk menderek kendaraan roda empat sejauh ini belum tersedia, khususnya untuk kendaraan derek hidrolik.

“Sarana ada dua, derek gendong dan derek gantung. Yang kami butuhkan adalah derek otomatis dan hidrolik. Jadi sekarang masih tahap pengadaan. Kalau derek yang itu (gendong dan gantung) pemaksaan, kalau dipaksa diderek nanti akan merusak kendaraan yang diderek,” bebernya.

Lebih lanjut Asep menjelaskan, kendaraan yang diangkut seharusnya disimpan di Leuwi Panjang. Mengingat sarana dan prasarana belum memadai, pihaknya memutuskan untuk membawa kendaraan para pelanggar ke Basement Dishub Kota Bandung.

Dia juga mengimbau masyarakat agar tetap menaati rambu-rambu lalu lintas agar tidak parkir sembarangan. Tak hanya itu, dia juga meminta masyarakat agar mengetahui juru parkir yang legal dan ilegal agar terhindar dari penertiban parkir liar.

“Juru parkir legal itu biasanya minta tarif (bayaran) parkir di belakang (setelah parkir). Kalau yang ilegal didahulukan bayarnya,” tandasnya. (sr)

Baca Juga:  Ketua Jamparing Institut: Wajar Masyarakat Berterima Kasih kepada Dadang M Naser

Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here