Ditahan Imbang di laga Leeds Vs Manchester City, Guardiola Pantang Untuk Menyerah

88

 

Madania.co.id, Bandung- Manchester City harus kembali kehilangan tiga poin usai ditahan imbang oleh Leeds United pada lanjutan Liga Inggris, di Stadion Elland Road, Minggu (4/10/2020) WIB,. Anak asuh Pep Guardiola ini pulang dengan skor 1-1.

Dampaknya, mereka pun tercecer dari perburuan gelar Liga Inggris 2020/2021. Saat ini mereka menempati posisi kesebelas denngan raihan empat poin hasil sekali menang, satu kali imbang dan sekali kalah. Sedangkan Leeds berada di peringkat ke-5 dengan raihan 7 poin hasil dari 2 kemenangan, 1 imbang dan 1 kekalahan.

Gol ke gawang Leeds dicetak oleh Raheem Sterling pada menit ke-17 yang bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Leeds meningkatkan tempo serangannya dan berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Rodrigo Moreno menit 59.

Baca Juga:  Torino Batalkan Sesi Latihan Demi Menekan Angka Pertumbungan Covid-19

Seusai laga, Manager City,  Guardiola mengatakan masih terlalu dini mencoret Manchester City dari perburuan gelar Liga Premier Inggris meski timnya hanya meraih satu poin melawan tim promosi. Sebab, Liga Inggris masih menyisakan banyak pertandingan.

“Saya tidak akan memulai memikirkan apakah mereka memenangkan liga setelah tiga pertandingan atau apakah mereka akan mengambil banyak keuntungan. Begitulah adanya. Saya tahu ketika kami menyelesaikan (musim) yang terakhir, saya tahu kapan kami kembali musim ini dengan para pemain yang kami miliki dan sebagai pelatih saya puas atas apa yang telah mereka lakukan sejauh ini,” ucapnya seperti yang dilansir situs resmi Manchester City.

Baca Juga:  Bayern Munich Sukses Melaju ke Final Liga Champions

Dia menambahkan, meski berakhir imbang, pihaknya tetap mengapresiasi kinerja tim. Sebab, secara permainan Manchester City telah menunjukkan pola permainan yang ia inginkan. Hanya saja tim gagal mencetak gol tambahan.

“Itu adalah pertandingan yang menghibur, permainan yang bagus. Itu adalah dua tim yang berusaha untuk menang dari menit pertama hingga menit 90. Kami memiliki momen-momen bagus, 30 menit pertama, tetapi (kami seharusnya) membuat margin lebih besar daripada hasilnya,” katanya.

Baca Juga:  Spanyol Menang Besar Atas Ukraina di UEFA Nations League 2020-2021

Tak lupa, Guardiola memuji sosok pelatih Leeds United Marcelo Bielsa. Sejak awal Guardiola mengakui Bielsa sebagai role model untuk menjadi seorang pelatih sepakbola. Ini adalah pertama kalinya Guardiola dan Bielsa beradu taktik di lapangan sejak mereka menangani Barcelona dan Athletic Club hampir satu dekade lalu.

“Saya tahu situasi yang kami hadapi. Sebagai pelatih, saya puas dengan apa yang telah mereka lakukan sejauh ini. Saya paling mengagumi Bielsa di dunia sepakbola,” tuturnya. (rdn)

 


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here