Dorong Tingkatkan Daya Beli Masyarakat, Teh Nia Tata semua Pasar Tradisional

27
Kurnia Agustina (kir).(istimewa)

Madania.co.id, Bandung – Calon Bupati Bandung nomor urut 1, Kurnia Agustina akan menata semua pasar tradisional agar lebih resentatif. Tujuannya, untuk mendorong perekonomian dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Menurutnya, menata semua pasar tradisional menjadi program kerja pasangan NU Pasti Sabilulungan ini 5 tahun ke depan.

“Kita sering bersentuhan dengan pasar tradisional saat menggelar program Bandung Sehat. Pengalaman itu, memberikan motivasi untuk menata pasar yang lebih resentatif,” kata Kurnia Agustina saat bersilaturahmi dengan pedagang pasar Sayati, Kecamatan Margahayu, Senin (26/10/2020).

Kalau pasar tertata, ia pastikan bisa mendorong perekonomian warga dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Teh Nia, sapaan akrab calon Bupati Bandung nomor urut 1 mengatakan, ini bukan pertama kali baginya bersentuhan dengan pasar tradisional yang identik dengan becek, kotor, dan tidak tertata dengan baik. Oleh karena itu, program penataan pasar tradisional menjadi program pioritasnya bersama kang Usman Sayogi (calon Wakil Bupati Bandung).

“Agar zonasinya jelas, penataan pedagang pasar tradisional perlu dilakukan. Kalau sudah tertata dengan baik, maka akan memberikan rasa nyaman dan memudahkan bagi para pembeli,” katanya.

Selain menata zona letak pedagang, kata Teh Nia, pihaknya juga akan menata sarana penunjang lainya.

“Tadi saya pas ninjau Pasar Sayati, banyak sanitasi yang belum memadai. Sehingga, membuat bersih dan nyaman, pasar menjadi konsen program kerja kami. Sebab, sejatinya pasar itu tempat bertransaksi halayak masyarakat,” tuturnya.

“Apalagi kebiasaan Ibu-ibu, kalau enggak ke pasar sehari kaya enggak ketemu apa gitu ya. Oleh karena itu, kita maksimalkan keberadaraan pasar dan juga akan dijadikan destinasi wisata,” ujarnya.

Teh Nia menjelaskan, destinasai wisata berdagang menjadi salah satu bentuk income positif baik bagi pedagang ataupun pemerintah.

Baca Juga:  Industri Tahu Terdampak Kenaikan Harga Kedelai

“Para pengunjung akan merasa nyaman, sehingga mereka bisa pergi belanja sekaligus membawa main anaknya untuk mendapatkan edukasi ekonomi. Kalau terpilih memimpin Kabupaten Bandung. Saya akan bangun mindset kalau pergi ke pasar tradisional yang sehat akan membuat hati senang,” katanya.

Nia menambahkan, untuk pasar yang dikelola pemerintah desa juga akan tetap menjadi bidikan untuk penataan.

“Sama menjadi konsen perhatian saya, intinya semua pasar tradisional di Kabupaten Bandung harus tertata. Sebab, saya mempunyai keyakinan untuk menciptakan satu situasi infrastruktur dengan landasan konsep yang jelas dan pasti,” ujarnya.

Rencana Program kerja Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung NU Pasti tersebut, mendapat respon positif para pedagang pasar Sayati.

Aat, Pedagang busana mengatakan, sangat mendukung program penataan pasar sehat.

“Saya sangat menanti dan mendukung program Teg Nia. Sebab, kondisi pasar bersih, nyaman, dan aman bisa mendorong daya minat masyarakat untuk berbelanja,” katanya.

Hal yang sama dikatakan Darul dan Dapa, pedagang kaum melenial yang berjualan daging sapi.

“Mendengar rencana kerja Paslon NU Pasti, sangat mendukung. Oleh karena itu, kami siap memenangkan NU Pasti,” ujarnya.

Selain respon positif atas program rencana kerja menata pasar sehat, Teh Nia juga mendapat doa restu dari Suhaeti, pedagang pindang yang sudah berdagang selama kurang lebih 45 Tahun di Pasar Sayati.

Dia mengaku sudah puluhan tahun berjualan di pasar Sayati, dan ingin melihat lokasi tempat menjajakan jualannya ditata.

“Semoga Nenk Nia terpilih menjadi Bupati, agar tempat jualan saya bisa ditata. Nenek akan selalu mendoakan, agar Teh Nia menang dalam pemilihan nanti,” kata Suhaeti.(m)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here