Gagal Raih Trofi Liga Europa Conte Tetap Apresiasi Kinerja Pemainnya

130

“Saya tak Punya Banyak Penyesalan”

Skysports.com

Madania.co.id, Bandung- Inter Milan harus pulang dengan tangan hampa usai di partai final Liga Europa ditumbangkan 3-2 oleh Sevilla di Rhein Energie Stadion, Jerman, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB. Meski demikian, pelatih Inter Milan Antonio Conte mengaku tidak terlalu kecewa.

Pasalnya, bagi pelatih asal Italia ini, Inter Milan sudah memberikan segalanya saat bertanding. Dia pun bangga dengan perjuangan anak asuhnya.

“Saya tak punya banyak penyesalan, para pemain saya sudah memberikan segalanya melawan tim yang terbiasa memainkan partai-partai semacam ini,” ucap Conte seperti yang dilansir situs resmi UEFA.

Seperti diketahui, Meski mengawali laga dengan baik berkat penalti Romelu Lukaku, Inter nyatanya mengakhiri pertandingan dengan buruk. Terasa lebih buruk karena gol penentu kemenangan Sevilla yang dicetak Diego Carlos di pertengahan babak kedua

Baca Juga:  Sevilla Tantang MU di Semifinal Liga Europa

Tendangan salto Diego mengenai kaki Romelu Lukaku, yang berusaha menghalau bola. Padahal sebenarnya sepakan Carlos terlihat meluncur ke luar lapangan, tapi defleksi itu membelokkannya ke dalam gawang.

Secara permainan, kedua tim relatif berimbang. Inter punya empat peluang on target berbanding lima milik Sevilla. Tapi dalam upaya melepaskan tembakan, Sevilla harus diakui punya catatan lebih baik dengan 14 berbanding sembilan punya Inter.

Dengan statistik itu, Conte menilai pengalaman besar Sevilla di Liga Europa memainkan peran krusial. Sevilla sebelumnya sudah lima kali memenangi kejuaraan ini, dengan tiga yang teranyar dipetik secara beruntun pada 2014-2016.

Baca Juga:  Inter Milan dan Manchester United Melaju ke Semifinal Liga Europa

Sedangkan Inter kali terakhir juara di ajang yang sama pada 1997/1998 silam semasa masih bertajuk Piala UEFA. Di kompetisi Eropa, ini adalah final pertama Nerazzurri sejak memenangi Liga Champions 2009/2010.

Bahkan kali terakhir Inter merasakan final dan mengangkat trofi adalah sembilan tahun lalu saat juara Coppa Italia 2010/2011. Hal ini menghadirkan tekanan yang berbeda.

“Saya rasa pengalaman mereka (Sevilla) pada akhirnya membuat perbedaan. Ini adalah pertandingan yang berat dan seimbang. Di babak kedua, satu insiden saja bisa menentukan pertandingan. Kami punya sejumlah peluang untuk mencetak gol dan kemudian kami tidak beruntung dengan defleksi dari kaki Romelu,” kata Conte.

Baca Juga:  Kelelahan Jalani Latihan Bersama Timnas U-19, Kondisi Fisik Beckham Menurun

Untuk itu, dia berharap kekalahan ini menjadi pengalaman berharga Inter di musim mendatang. Dimana salah satunya para pemain harus fokus saat bertanding.

“Para pemain saya harus fokus ke fakta bahwa mereka bekerja sangat keras musim ini dan sudah berkembang pesat. Mereka mencapai final yang penting,” katanya.

Dengan demikian, Conte yakin Inter Milan dapat lebih baik lagi. Itu karena, para pemain mudanya telah mendapatkan pengalaman berharga di musim ini.

“Banyak pemain muda mendapatkan dosis besar akan pengalaman berharga. Mereka bisa lanjut jalan di jalur ini dengan kepercayaan diri besar,” kata pelatih 51 tahun itu.(rdn)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here