Gaji 13 Menuai Pro Kontra Bagi PNS

166

Ilustrasi (Sumber foto: CNBCIndonesia)

Madania.co.id, Bandung – Seorang kepala sekolah di Bandung mengaku kecewa karena gaji 13 untuk eselon I dan II tidak cair.

“Jujur sangat kecewa, padahal gaji ke-13 ditunggu-tunggu buat membantu memenuhi kebutuhan. Apa lagi anak bungsu saya mau masuk kuliah,” katanya, seraya meminta disembunyikan identitas lengkapnya, Sabtu (25/7).

Dia berharap ke depan pemerintah adil dalam membuat kebijakan.

berbeda dengan kepala sekolah itu, kebijakan menteri Keuangan tersebut disambut baik oleh seorang PNS di Kementrian Perhubungan, Agus, (35).

Baca Juga:  Sangat tidak Bijak, Ridwan Kamil Minta PT Jasa Marga (Persero) Tunda Kenaikan Tarif Tol Cipularang

“Alhamdulillah akhirnya gaji 13 cair. Seneng pasti, karena memang sudah ditunggu-ditunggu, apa lagi di zaman pandemi ini,” katanya,  kepada Madania.co.id, di Jakarta, Sabtu (25/7).

Ia akui,  sama seperti THR, pencairan gaji ke-13 juga tidak akan full. Komponen gaji ke-13 pada 2020, antara lain, gaji pokok dan tunjangan melekat yang terdiri dari tunjangan keluarga serta tunjangan jabatan.

“Tetapi tidak termasuk tunjangan kinerja (tukin),” katanya.

Baca Juga:  Kapolri Tegaskan Oknum Polisi Terlibat Penjualan Senpi ke KKB Akan Diproses Pidana-Kode Etik

Meskipun tidak full, Agus mengatakan akan menggunakan uang dari gaji ke-13 itu untuk kebutuhan sehari-hari apa lagi istrinya baru melahirkan anak keduanya.

Gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan cair Agustus 2020. Pemerintah mengalokasikan anggarannya Rp28,5 triliun yang menjadi bagian dari stimulus ekonomi.

Namun, menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani, tidak semua PNS akan mendapat gaji ke-13 itu. Sebab, kebijakan gaji ke-13 PNS sama seperti Tunjangan Hari Raya (THR) pada Mei 2020.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Rabu 11 November 2020

“Untuk kebijakan gaji dan pensiun ke-13 ini, kami melaksanakan dengan memperhatikan kebijakan THR (Tunjangan Hari Raya) yang sudah dilakukan pada bulan Mei lalu,” kata menteri, saat konferensi pers daring, di Jakarta, Selasa (21/7).

Gaji ke-13, lanjut dia, tidak diberikan kepada pejabat negara, eselon I, pejabat eselon II, dan pejabat setingkat mereka,” ujarnya.

“Artinya hanya PNS eselon II ke bawah dan pensiunan yang akan mendapatkan gaji ke-13,” ujarnya.(rar)

 


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here