Gubernur Larang Warga Pakai Masker Scuba, Pedagang dan Warga Mengeluh

58
Masker Scuba. Foto/Istimewa

Madania.co.id, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melarang warga menggunakan masker jenis scuba atau buff. Hal itu memukul omzet para pedagang masker.

Salah satu pedagang masker di wilayah Banjaran, Kabupaten Bandung, Agus Hidayat (29), mengaku, sebelumnya peminat masker scuba sangat tinggi. Namun semenjak ada larangan memakai masker scuba dari Gubernur, peminat masker scuba jadi berkurang.

“Dulu peminatnya (masker scuba) banyak, tapi sekarang warga banyak yang mencari masker kain,” ujarnya ketika ditemui madania.co.id di lapaknya Minggu (20/9/2020).

menurut dia,  hingga saat ini larangan memakai masker scuba tidak mempengaruhi pendapatannya.

“Kalau pendapatan masih sama, cuman stok masker scuba jadi numpuk kan jarang ada yang beli, apalagi masker yang motif wajah orang,” jelasnya.

Agus menuturkan, dulu dapat menjual masker scuba sebanyak 50 potong per hari. Tapi sekarang hanya 2 lusin saja.

“Sampai 50 biji, kalau sekarang ya setengahnya paling. Pengendara motor banyak yang beli masker kain sekarang, karena ada operasi masker juga,” tutur Rudi.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melarang warganya menggunakan masker jenis scuba atau buff karena tingkat efektivitas masker jenis tersebut minim dalam menangkal droplet.

“Dulu scuba oke (dipakai) karena mudah dan murah, sekarang tidak boleh, ya, sudah menyesuaikan atau beradaptasi saja, karena ini bagian dari AKB,” ujarnya.

Masker scuba memang tak ampuh mencegah covid karena berbahan dasar neoprene. Neoprene merupakan bahan kain sintetik elastis yang sering dipakai olahraga.

Seorang warga Kota Bandung, Amin Arief (23), mengeluhkan kebijakan pemerintah yang baru menetapkan pelarangan memakai masker berbahan dasar Neoprene yang merupakan bahan kain sintetik elastis yang sering dipakai olahraga.

“Dahulu sejak awal covid kan tidak masalah kebijakan pemerintah yang terpenting itu memakai masker kain, tetapi kenapa kajian scuba baru sekarang ditemukan. 7 bulan loh kita baru menetapkan bahwa scuba tidak aman dan dilarang, ada apa ya ini ,” ujaranya.

Baca Juga:  Viral Video Oknum Polisi Pukul Satpam Unisba, Bagaimana Kata Polisi?

Amin berharap pemerintah lebih mengkaji setiap kebijakan yang berhubungan dengan covid-19 secara tepat dan tidak keliru.

Menurutnya, setiap kebijakan yang tidak tepat, yang menjadi korban itu masyarakat.

“Wajar angka covid terus bertambah, kita baru dikasih tahu bahwa scuba itu tidak efektif sekarang-sekarang. Sebelumnya kita merasa aman memakai masker scuba, padahal kita terancam,” katanya.(rar)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here