Istiqamah dalam Amanah

209

Oleh Dr. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad), dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (Q. S.  al Anfal: 27)

AMANAH itu vitamin yang menyehatkan jika dilakukan secara ikhlas.  Terjaganya amanah, cermin kemenangan bagi  orang-orang yang beriman.

Dalam sebuah riwayat disebutkan, amanah merupakan perilaku produktif dalam memikul tanggung jawab yang diberikan pada dirinya melalui usaha-usaha maksimal, baik sesuai dengan syariat, manhaj maupun nilai-nilai kemanusiaan.

Idealnya sikap seorang mukmin, amal dari seluruh amanah yang dipikulnya harus selalu berpijak pada landasan utama Alqur’an dan sunnah Rasulullah SAW. Dua landasan inilah yang dapat menghantarkan setiap amanah apapun yang ada pada diri seorang mukmin akan dilakukannya penuh dengan keikhlasan hanya untuk beribadah kepada Allah SWT semata. Amanah yang dijalankam secara hanif, ihsan dan istiqamah.

Terpeliharanya amanah, bukan hanya bisa menyehatkan diri secara individu, tetapi juga sosial. Dengan setia pada amanah, penyakit jiwa dan patalogi sosial yang lahir dari racun perilaku khianat dapat didetoksifikasi keluar dari seluruh aliran energi tubuh. Sebab terpeliharanya amanah ini, seseorang akan mendapat kekebalan jiwa dan raganya, karena pada dirinya telah mengalir imun-imun keadilan, keberanian, kesabaran, kejujuran, kesetiaan dan kemuliaan.

Pertolongan dan Cinta Allah

Cermin seseorang yang sehat karena terjaganya amanah berupa kemampuan memelihara titipan secara baik, kemampuan menjaga rahasia, kemampuan memfungsikan jabatan secara benar (tidak menyalahgunakan), kemampuan menunaikan kewajiban secara maksimal, kemampuan mensyukuri nikmat yang didapat, kemampuan berbakti pada dunia sosial, kemampuan menghormati orang tua,  dan kemampuan menjaga kehormatan agama yang diyakininya.

Seseorang yang sehat karena terjaganya amanah, dimungkinkan dapat istiqamah dalam memelihara keimanannya. Istiqamah dalam segala aktivitas dan selalu ajeg dalam pijakan tauhidullah. Istiqamah dalam amanah adalah sikap yang lurus dan fokus dalam menjalan perintah Allah SWT dan menjauhi semua larangan-Nya. Pun, istiqamah dalam amanah adalah selalu ikhlas dalam beramal karena lillahi ta’ala.

Istiqamah dalam amanah menyehatkan jiwa dan raga, baik individu maupun sosial. Orang atau masyarakat yang terjaga amanahnnya kemudian istiqamah, dalam sebuah riwayat disebutkan “Akan mendapatkan pertolongan dan kecintaan dari Allah.”

Baca Juga:  Ini Dia Prototype Manusia Terbaik

Akhirnya,  semoga kita semua dibimbing menjadi orang yang istiqamah dalam amanah. Dengan harapan, hidup kita semua selalu dalam naungan pertolongan dan rahmat Allah SWT.***

Ketua Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam, Fakuktas Dakwah dan Komunikasi, UIN SGD Bandung dan Pembina Yayasan Lidzikri.


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here