Jasa Marga Prediksi Ada Lonjakan Kendaraan Bakal Tinggalkan Jakarta

39
Ilustrasi. (Istimewa)
Ilustrasi. (Istimewa)

Madania.co.id, Bandung – Menjelang libur panjang akhir bulan Oktober, PT Jasa Marga memprediksi akan ada peningkatan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta. Hal tersebut diungkapka Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Pratomo Bimawan Putra.

Pratomo menuturkan, puncak peningkatan volume kendaraan dipredikisi terjadi pada Rabu (27/10) untuk arus mudik, dan puncak arus balik pada Minggu (1/11).

“Distribusi mayoritas lalin meninggalkan Jakarta ke arah Timur menuju Jalan Tol Trans Jawa dan Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi sebesar 48,17%. Sementara 28,32% ke arah Barat menuju Banten/Merak dan 23,51% ke arah Selatan yang merupakan lalu lintas lokal menuju Bogor/Puncak/Ciawi,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (27/10/2020).

Ia menerangkan, angka prediksi tersebut merupakan angka kumulatif lalin yang meninggalkan Jakarta di beberapa Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), GT Cikampek Utama serta GT Kalihurip Utama (arah Timur).

Menurutnya, sejumlah pelayanan operasional yang tetap menerapkan protokol kesehatan dilakukan Jasa Marga, seperti menyiapkan petugas mobile reader di GT utama, menyiapkan GT sementara di Km 149 Gedebage Jalan Tol Padalarang-Cileunyi sebagai antisipasi kepadatan keluar Cileunyi, memastikan gardu transaksi beroperasi penuh, keberfungsian peralatan tol 100% dan penyiagaan genset 24 jam.

“Kami juga telah melakukan pelebaran lajur di Km 48 yang merupakan pertemuan Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah dengan Jakarta-Cikampek Elevated. Pelebaran lajur dilakukan di kedua sisi, baik arah Jakarta maupun arah Cikampek, diharapkan dengan adanya pelebaran ini dapat mengurangi kepadatan titik pertemuan kendaraan dua ruas jalan tol tersebut,” tambahnya.

Ia menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk melakukan rekayasa lalin. Sarana prasarana serta petugas pun ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan untuk rekayasa lalu lintas.

Baca Juga:  Wisatawan Wajib Patuhi Protokol Kesehatan Saat Berwisata

“Kami akan mendukung perambuan dan petugas di titik penyekatan kendaraan barang. Sesuai SE, untuk kendaraan yang meninggalkan Jakarta diberlakukan mulai 27 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB hingga 28 Oktober 2020 pukul 14.00 WIB, kendaraan akan dikeluarkan di GT Cikarang Barat dan dapat masuk kembali di GT Palimanan,” kata dia.

Seperti diketahui, pada tanggal 28 Oktober hingga 30 Oktober 2020 mendatang merupakan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW. Sehingga akan ada libur panjang selama lima hari dari 28 Oktober hingga 1 November 2020. (mrf)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here