Gubernur Jabar Ingin Ekonomi Warga Meningkat Setelah Jembatan Gantung Simpayasih Diresmikan

57
Ridwan Kamil bersama istri berjalan di Jembatan Simpayasih. (Foto: humas jabar)

Madania.co.id, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meresmikan Jembatan Gantung Simpay Asih di Kabupaten Bandung, Selasa (10/5).

Jembatan yang menghubungkan Desa Resmitinggal (Kecamatan Kertasari) dan Desa Sukarame (Kecamatan Pacet) tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Yang namanya jembatan gantung itu menyambungkan ekonomi yang tadinya jembatan bambu banyak roboh kesapu air. Dibangun lagi, kesapu air lagi. Sekarang, insyaallah dengan elevasinya lebih tinggi, sehingga potensi air sungainya lebih sedikit. Sehingga ini akan lebih permanen,” katanya.

Ia meminta pemerintah desa setempat mengedukasi dan menyosialisasikan cara merawat jembatan gantung kepada masyarakat.

Baca Juga:  Paslon Bupati Bandung No Urut 1 Silaturahmi dengan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra

Salah satunya, lanjut dia, mengenai kapasitas orang melintas dalam satu waktu.

“Diedukasi nyebrangnya jangan terlalu banyak, pelan-pelan berdua, agar infrastrukturnya tidak membahayakan karena memang jembatan gantung ada goyangan-goyangan di tengahnya,” ucap dia.

Selain itu, gubernur berharap jembatan tersebut dapat menggerakkan sektor pariwisata di desa setempat.

Dengan pemandangan yang indah dan memesona, menurutnya, jembatan gantung bisa menjadi destinasi wisata yang menenangkan.

“Bisa lihat, 360 derajat indahnya luar biasa. Ini mahal sekali keindahan yang Allah ciptakan ke tanah di sini tentunya orang-orang kota yang ingin (healing), ingin wisata, menurut saya ini merupakan potensi yang besar tinggal nanti ada (kepala desa) carikan rumah-rumah yang bisa dikonversi rumahnya menjadi tempat wisatawan. Ini pasti akan menjadi tempat favorit,” ujarnya.

Baca Juga:  Hujan Deras Sabtu Sore, Rancaekek Direndam Banjir

Pembangunan jembatan gantung yang memiliki panjang 70 meter dan lebar 1,2 meter itu merupakan hasil kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi.

“Dana yang dikeluarkan 600 juta. Jembatan ini memiliki panjang 70 meter, lebar 1,2 meter. Makanya terbatas, tapi motor bisa lewat asal pelan kecuali motor besar,” katanya.

“Dan atas kebaikan itu kami doakan semoga orang-orang baik di Yayasan Buddha Tzu Chi selalu hidupnya diberi keberkahan dan keselamatan dan doa dari warga,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jelang Akhir Ramadan PT. Geo Dipa Energi Pererat Silaturahmi dengan  Dua Organisasi Wartwan Lewat Buka Puasa Bersama

Kepada warga setempat, Ridwan Kamil berpesan agar bisa merawat jembatan gantung tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Salah satunya kelemahan kita susah merawat. Makanya, titip setelah peresmian dirawat, dicat lagi kalau pudar, kalau terlihat ada karat diperbaiki, kalau ada engsel mau longgar dikencangkan lagi, katanya.(m)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here