Kerap Bikin Macet, Muncul Spanduk Keberatan Aksi Demo Tolak Omnibus Law

41
Spanduk Keberatan Aksi Tolak Omnibus Law di Cileunyi yang kerap tutupi jalan.
Madania.co.id, Bandung – Spanduk keberatan aksi demo tolak Omnibus Law Cipta Kerja di Rancaekek dan Cileunyi terus bermunculan. Spanduk tersebut muncul diduga akibat massa aksi demo sering menutup Jalan Raya Bandung-Garut.Aksi demo diharapkan tidak menutup jalan dan menghambat usaha masyarakat sekitar lokasi aksi.

Salah satu spanduk bertuliskan ” AA Damang…?????? DEMO WEH TERUS, JALAN DI TUTUP ANAK PAMAJIKAN URANG DAHAR NAON. DEMO = NOMBOK SETORAN ANGKOT.

“Tidak tahu siapa yang memasang dan kapan dipasang. Mungkin malam hari dipasangnya,” ujar Titin, salah seorang pedagang disekitar pintu Tol Cileunyi yang selama ini dijadikan pusat aksi elemen massa menolak Undang-undang Cipta Kerja, Senin (26/10/2020).

Hal yang sama juga diungkapkan sejumlah calo, sopir elf dan sopir angkutan yang sering mangkal di kawasan terminal bayangan Pintu Tol Cileunyi. “Memang tertulis sopir dan kernet angkutan Cileunyi, tapi kami tidak tahu siapa yang masang,” ujar Santana, salah seorang supir angkutan Cileunyi-Cicalengka.

Diakui Santana dan sejumlah sopir angkutan, dengan seringnya aksi demo yang menutup jalan hingga memacetkan arus lalu lintas hingga seharian cukup mengganggu pendapatan mereka.

“Biasanya sehari bisa tiga hingga lima rit (balikan), tapi kalau lagi ada demo paling cuma dua kali rit,” ujar Santana diamini rekannya.

Santana menambahkan dengan ditutup jalan membuat setoran angkotnya berkurang.

Terkait dengan pemasangan sepanduk keberatan adanya aksi demo menutup jalan utama Bandung Garut di wilayah Rancaekek dan Cileunyi Kabupaten Bandung, juga diungkapkan sejumlah warga lain di sekitar gerbang Perum Permata Hijau.

“Persisnya tidak tahu kapan dipasang dan siapa yang masang, tapi terus nambah spanduknya yang tadinya satu kini ada empat spanduk,” ujar Yudi, yang berharap aksi demo menolak Undang-undang dengan dalih memperjuangkan hak-hak buruh dan pekerja justru mengganggu dan bahkan mematikan mataharian warga lainnya. (rar)

Baca Juga:  Tim Uji Vaksin Covid-19 Cek Antibodi Gubernur, Kapolda dan Pangdam

Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here