Kesal karena Gagal Meraih Penghargaan MVP, LeBron James: Sistem Pemilihan Pemain Terbaik di NBA Aneh

59
eBron James (Foto: Mark J. Terrill/Associated Press)

Madania.co.id, Florida – Bintang Pemain Basket Los Angeles Lakers, LeBron James, merasa kesal sistem pemilihan pemain terbaik NBA dirasa aneh. James pun melampirkan beberapa bukti yang membuatnya terus memikirkan hal itu.

Pemain tim Lakers mengatakan pada Jumat malan, bahwa dia hanya menerima 16 suara tempat pertama untuk penghargaan MVP NBA 2019-20 yang diberikan kepada bintang Milwaukee Bucks Giannis Antetokounmpo.

“Itu membuatku kesal. Itu jawaban saya yang sebenarnya,” katanya setelah Lakers mengalahkan Denver Nuggets 126-114 di Game 1 final Konferensi Barat.

“Ini membuat saya kesal karena dari 101 suara, saya mendapat 16 suara di tempat pertama. Itulah yang membuatku kesal lebih dari apapun. Tidak mengatakan pemenang tidak layak MVP, tapi itu membuatku kesal,” tambahnya dikutip dari Yahoo Sport.

Diketahui bahwa LeBron James gagal meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) untuk musim 2020, dan menempati posisi kedua setelah pemain dari Milwaukee Bucks, Giannis Antetokounmpo.

Ia mengungkapkan bahwa posisi runner-up yang dia raih sudah pernah terjadi,

dan ini adalah keempat kalinya. “Saya finis kedua dalam karier saya, baik dari kejuaraan dan sekarang empat kali sebagai MVP,” katanya.

James menjelaskan bahwa sistem pemilihan pemain terbaik yang sangat aneh. Ia mengatakan bahwa kasus ini bukanlah yang pertama kalinya, tetapi pada pemilihan pemain terbaik MVP pada tahun 2013 juga mengalami hal yang serupa.

“Skala pemungutan suara kadang-kadang sedikit aneh bagi saya. Jika Anda mengambil 2012-2013, saya memiliki kesempatan untuk menjadi pemain bertahan terbaik dan juga MVP di musim yang sama,” ucapnya

Ia menambahkan tahun itu Marc Gasol dihargai pemain terbaik, tetapi ia membuat tim kedua All-Defense. Itu tidak masuk akal, itu seperti menjadi MVP liga, tetapi Anda membuat tim kedua All-NBA.

Baca Juga:  Polisi Amankan Dua Tersangka Pemalsu Dokumen Negara

“Saat itulah aku benar-benar mulai melihat hal-hal yang sedikit berbeda. Bagaimana itu bisa masuk akal? Itu seperti menjadi Rookie of the Year, tetapi Anda membuat tim kedua,” tutupnya.

Pasca kekalahannya, LeBron James enggan berkomentar lebih lanjut terkait kekalahannya dalam meraih MVP tahun. Kini, James hanya fokus untuk membantu Tim Lakers meraih trofi ke-17 sepanjang sejarah. (dul)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here