Kisah Penambang Kawah Ijen di Masa Pandemi

379
Penambang mengangkat bongkahan belerang hasil tambang di kawah Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (9/12/2020). (Foto: Madania.co.id/Reival Akbar R)
Penambang mengangkat bongkahan belerang hasil tambang di kawah Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (9/12/2020). (Foto: Madania.co.id/Reival Akbar R)
Penambang menambang bongkahan belerang di kawah Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (9/12/2020). (Foto: Madania.co.id/Reival Akbar R)
Penambang beristirahat di kawah Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (9/12/2020). (Foto: Madania.co.id/Reival Akbar R)
Penambang beristirahat di camp tambang belerang di kawah Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (9/12/2020). (Foto: Madania.co.id/Reival Akbar R)
Peraturan di kawah Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (9/12/2020). (Foto: Madania.co.id/Reival Akbar R)

PENAMBANG mengangkat bongkahan belerang hasil tambang di kawah Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,  Selasa (8/12/2020). Di masa pandemi, penambang kawah ijen menjual belerang kepada pengepul seharga Rp1.250 per kilogram yang tidak sebanding dengan risiko kecelakaan dalam bekerja. (madania.co.id/reival akbar r)

Baca Juga:  Begini Cara Mengajukan Banpres UMKM Rp2,4 Juta

Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here