Mahasiswa Minang UIN Bandung Tak Kenal Henti Berkreasi

154

DALAM berkreasi atau beraktivitas, mahasiswa dimana pun berada tidak kenal berhenti. Apapun bisa dikerjakan.

Pesan itu dikemukakan Pembina KMM UIN SGD Muhammad Helmi Kahfi, S.sos.,M.Mpd.MH, belum lama ini.

Helmi mengungkapkapkan, perkuliahan dihentikan secara offline diganti dengan daring dan bahkan hampir semua aktifitas dilakukan secara online di masa Pendemi Covi 19.

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang terdiri dari berbagai daerah di selulruh nusantara bahkan dari luar negeri seperti dari  Thailand, Malaysia, Singapore, bahkan dari benua Afrika seperti Somalia, dan Eropa juga ada.

Dia menambahkan, dari keseluruhan itu hampir memiliki perkumpulan wilayah baik asal negara maupun ke daerah yang di Indonesia, seperti salah satunya Perkumpulan Keluarga Mahasiswa Minang yang cukup dikenal dengan KMM UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Perkumpulan ini berdiri sudah hampir satu dekade dan Keberadaannya di kampus cukup terasa sekali baik untuk komunitas orang Minang itu sendiri yang datang dari Sumatera Barat tepatnya, ataupun yang bukan,” ungkapnya.

Menurut pria yang dikenal sebagai pengamat kebjikan publik ini bahwa Prestasi- prestasi sudah banyak yang diturunkan oleh Mahasiswa KMM baik dari Seni dan Budaya, misalkan sudah meraih beberapa kali juara satu tentang seni dan budaya setingkat UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Bahkan dalam rangka memperingati Konferensi Asia Afrika (KAA) ke 60 bulan April di Bandung Tahun 2015 Mahasiswa KMM diberi kesempatan untuk tampil tari adat Minang dihadapan kepala negara, itu sebagai bentuk apresiasi Lembaga terhadap keberadaan KMM, yang kebetulan tahun tersebut juara satu lagi dalam lomba tari tradisional daerah se Indonesia,” tandasnya.

Kehadiran Teknologi tentu sangat berpengaruh besar terhadap kinerja orang baik yang di kantor maupun para pelajar dan juga untuk mahasiswa. Mahasiswa KMM memanfaatkannya dengan baik dari pembelajaran, bisnis maupun untuk organisasi.

Baca Juga:  Pasien Covid-19 Meningkat, RSKIA Bandung Tambah Ruang Isolasi

Periodesasi kepengurusan KMM 2019/2020 Sudah berakhir beberapa bulan yang lalu. Karena suasana Pendemi COVID 19 pergantian pengurus baru bisa dilaksanakan hari ini, itu pun pelaksanaan secara Daring melalui Zoom meeting. Kegiatan pelantikan dan sumpah pengurus berjalan dengan baik dan lancar,” imbuhnya.

Harapan saya sebagai pembina adalah, dengan Pengurus yang baru agar ada inovasi dan peningkatan Sumber Daya Manusia, dan Menciptakan stabilitas organisasi KMM kedepannya serta menggali potensi2 yang ada, baik di bidang akademik maupun bidang seni dan budaya.kata pembina ketika ditemui di rumahnya,” harap Helmi

“Kami dari kabinet Pucuak Ameh mengucapkan selamat dan sukses atas terpilih dan dilantiknya pengurus baru kabinet Ambun Pagi periode 2020-2021. Mohon maaf jika selama periode sebelumnya ada beberapa hal yang belum dapat dilaksanakan. Namun besar harapan kami pada kepengurusan yang baru semoga dapat menyempurnakan kekurangan tersebut dan dapat melanjutkan estafeta kepengurusan yang amanah dan lebih baik melalui inovasi-inovasi baru untuk KMM yang lebih maju ke depannya,” kata ketua umum  periode 2019/2020.***


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here