Malam Tahun Baru Dimasa Pandemi, Pedagang Terompet dan Petasan Tak Tampak

90
Ilustrasi pesta kembang api di Gasibu, Bandung. (Ridwan)
Ilustrasi pesta kembang api di Gasibu, Bandung. (Ridwan)

Madania.co.id, Bandung – Tahun 2020 akan segera berganti menjadi tahun 2021, malam pergantian tahun selalu identik dengan perayaan pesta kembang api maupun petasan, adapula dengan meniup terompet.

Di Kota Bandung sendiri, lokasi yang selalu ramai dikunjungi masyarakat untuk merayakan tahun baru diantaranya Lapangan Gasibu dan Alun-alun Bandung.

Namun, mengingat hingga saat ini pandemi Covid-19 belum juga mereda. Malam tahun baru terpaksa ditiadakan, adapun hal tersebut guna menghindari kerumunan dan penyebaran virus corona.

Baca Juga:  DPU Akui Kesulitan Peroleh Lahan Bakal Kolam Retensi

Tahun 2019 lalu, seminggu menjelang pergantian malam tahun baru, pedagang terompet maupun petasan sudah menjamur. Para pedagang menjajakan dagangannya di bahu jalan.

Namun, tahun ini eksistensi pedagang terompet dan petasan seakan memudar. Bahkan satu hari jelang pergantian malam tahun baru, pedagang terompet maupun petasan tidak tampak.

Menghilangnya para pedagang terompet maupun petasan, dipertegas dengan adanya Instruksi Kapolri yang melarang masyarakat untuk melakukan perayaan pergantian malam tahun baru.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri menghimbau kepada masyarakat agar merayakan tahun baru 2021 dengan cara berdoa dan instrospeksi diri di rumah.

Baca Juga:  Tawakkalna, Aplikasi Deteksi Covid-19 Buatan Saudi Diunduh 17 Juta Kali

Menurutnya, hal tersebut guna mengantisipasi terjadinya kerumunan dan penyebaran Covid-19.

“Kalau bisa secara khidmat bisa berdoa untuk kemudian juga berintrospeksi di rumah masing-masing akan jauh lebih bagus daripada menimbulkan kerumunan yang akhirnya penyebaran Covid bisa menyebar pada saat malam tahun baru,” ujarnya, Selasa (29/12).

Selain itu, ia melarang segala giat perayaan malam tahun baru yang diadakan di hotel hingga tempat hiburan. Juga dengan kembang api dan petasan dilarang digunakan menyambut momen pergantian tahun.

Baca Juga:  Lembaga Pendidikan dan Industri Klaster Baru Corona di Jabar

“Saya bilang kebijakan sangat jelas sekali, malam tahun baru dilarang untuk melakukan perayaan-perayaan, baik di hotel, cafe, tempat hiburan dan lain-lain,” paparnya.

“Termasuk bagaimana penggunaan petasan itu sudah jelas, instruksi Kapolri petasan dan kembang api pun tidak boleh dalam rangka perayaan tahun baru,” pungkasnya. (mrf)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here