Musim Hujan Penyebab Harga Cabai Merah di Kota Bandung Meroket Selama Tiga Pekan

49
Ilustrasi Cabai Merah

Madania.co.id, Bandung – Sudah tiga pekan terakhir, harga cabai merah mengalami kenaikan hingga dua kali lipat di Kota Bandung.

Meroketnya harga cabai merah di Kota Bandung ini juga diikuti naiknya harga cabai rawit merah dan cabai keriting merah kendati tidak naik signifikan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan bahwa sudah 8 pasar tradisional di Kota Bandung yang telah dilakukan pemantauan Disdagin

Dari pemantauan yang telah dilakukan, terungkap bahwa sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga.

Kenaikan harga sejumlah komoditas ini disebabkan oleh berbagai hal mulai dari dampak musim penghujan, gagal panen dan serangan hama.

“Ada kenaikan, memang berdasarkan pemantauan harga di 8 pasar tradisional kenaikan signifikan cabai merah tanjung, cabai merah keriting dan cabai rawit merah. Kenaikan signifikan,” ujar Elly, Rabu (21/10/2020).

Elly menambahkan, kenaikan harga cabai merah sudah berlangsung sejak tiga pekan kemarin dengan kenaikan tertinggi mencapai Rp25 ribu.

“Harga cabai merah tanjung naik sebesar Rp25 ribu sehingga harga menjadi Rp65 sampai Rp70 ribu per kg, padahal harga normal Rp30 per kg,” ujarnya.

Sedangkan harga cabai keriting merah mengalami kenaikan dari Rp40 ribu menjadi Rp47 ribu per kg, termasuk harga cabai rawit mengalami kenaikan.

Menurutnya, musim penghujan menyebabkan kualitas cabai dan sayuran menjadi kurang bagus, sehingga pedagang tidak dapat menyetok cabai karena memiliki kandungan air yang banyak.

Adapun apabila para pedagang menyetok cabai terlalu lama, maka akan cepat busuk.

Jadi kualitas cabai kurang bagus di musim penghujan dan kekurangan produksi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan cabai merah di Bandung mayoritas dipasok dari wilayah Banyuwangi dan beberapa diantaranya dari Kabupaten Bandung dan Tasikmalaya.

Lebih lanjut Elly menambahkan, jika harga cabai terus mengalami kenaikan, maka pihaknya akan melakukan operasi pasar. Namun, terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan Bulog Jawa Barat yang memiliki stok komoditas tersebut.

Baca Juga:  UIN Bandung Gelar Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Secara Daring

“Perlu berkoordinasi dulu karena Bulog juga harus memastikan stoknya ada atau gak,” tandasnya. (rar)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here