Pemerintah India Segera Mengambil Keputusan Ibadah Haji 2021

52
Haji
Pertemuan Review Haji 2021, India. (Foto: muslimmirror.com)

Madania.co.id, New Delhi- Jemaah India tidak melakukan haji tahun ini karena pemerintah Arab Saudi tidak mengizinkan jemaah haji internasional dalam rangka memerangi covid-19.

India berencana menormalkan kembali ibadah haji pada tahun depan, di mana tahun ini jemaah terpaksa tidak diberangkatkan ke Tanah Suci.

Keputusan tersebut ditetapkan pada Minggu (18/10/20), dalam pertemuan Review Haji 2021, seperti dilansir muslimmirror.com (21/10/20).

Sementara pimpinan rapat, Menteri Serikat Pekerja Minoritas Mukhtar Abbas Naqvi mengatakan bahwa ibadah haji 2021 nanti akan tergantung pada Pedoman Protokol Nasional-Internasional akibat Posisi Pandemi.

“Keputusan finalnya mengenai ibadah haji 2021 akan dijadwalkan setelah kepemerintahan Arab Saudi dan India meninjau penurunan kasus covid-19,” kata Menteri tersebut.

Ibada haji tahun 2021 dijadwalkan bulan juni-juli 2021, tapi keputusan akhirnya akan diambil setelah pandemi covid-19 mulai menurun.

Perwakilan Para Sekretaris Kementerian seperti P K Das, Vipul, S K Mishra serta pejabat senior Kementerian lainnya menghadiri pertemuan peninjauan tersebut.

Selain itu, Duta Besar India-Arab Saudi, Dr. Ausaf Sayeed, Penjabat Konsul Jenderal di Jeddah Y. Sabir, CEO Haj Committee India Ma Khan dan pejabat lainnya menghadiri pertemuan tersebut melalui konferensi video.

Naqvi mengatakan komite Haji India dan lembaga haji lainnya akan secara resmi mengumumkan pada publik mengenai ibadah haji 2021 setelah mendapat putusan dari kepemerintahan Arab Saudi.

Hal ini diberlakukan, tambahnya, yakni demi keselamatan dan kesehatan para jemaah yang menjadi prioritas utama pemerintah. Oleh karena itu, kepemerintahan Arab Saudi serta India akan memastikan hal itu.

Pengembalian Dana Haji

Menteri Naqvi mengatakan karena 100% proses pelaksanaan haji digital di India, dana pokok sebesar 2100 Rupee (sekitar 420 ribu) telah dikembalikan melalui mode DBT (transfer) tanpa pemotongan.

Baca Juga:  Jabar Raih Dua Penghargaan dari BKKBN

Dan dana 1 Rupee Lakh (sekitar 20 juta) dikembalikan kepada 23.000 jemaah setelah pembatalan haji 2020 karena pandemi covid-19.

Pemerintah Arab Saudi juga telah mengembalikan sekitar 100 Rupee Crore (200 M) untuk transportasi.

Dan juga sekitar 514 Rupee Crore (sekitar 1 Triliun lebih) dana jemaah haji dalam kurun waktu 3 tahun terakhir telah dikembalikan ke rekening bank mereka secara langsung, katanya.(dzk)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here