Ridwan Kamil Ambil Kebijakan Denda Terkait Masker, Respon Warga Beragam

144
Warga beraktivitas di Taman Lansia, Kota Bandung, Selasa (14/7/2020). (Foto: Ridwan)
Warga beraktivitas di Taman Lansia, Kota Bandung, Selasa (14/7/2020). (Foto: Ridwan)

Madania.co.id, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akan mengambil langkah denda terhadap orang yang tidak menggunakan masker ketika berada di luar rumah atau berada di ruang publik.

Langkah denda tersebut guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam upaya memberantas penyebaran virus Covid-19. Denda Rp. 100.000 hingga Rp. 150.000 akan diberlakukan mulai tanggal 27 Juli hingga 14 hari selanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah masyarakat memiliki respon yang beragam. Salah satunya Cucu (40), pedagang bakso cuanki di daerah Kota Bandung, yang mengaku kurang setuju dengan adanya kebijakan tersebut.

“Gimana ya, kalau saya pribadi agak kurang setuju. Karena tidak semua orang mampu membeli masker, apalagi nominal dendanya hingga Rp. 100.000, susah,” ujarnya.

Sedikit berbeda dengan Cucu, seorang karyawan swasta, Riki (24) yang cukup setuju dengan kebijakan yang diambil oleh pemerintah.

“Menurut saya, orang yang tidak memakai masker didenda cukup tegas, karena jumlah orang positif covid-19 membludak di Kota Bandung. Tapi untuk jumlah dendanya yah  Rp. 50.000 lah, jangan Rp. 100.000 mengingat kondisi ekonomi masyarakat masih belum pulih,” tambah Riki.

Pendapat lain diutarakan seorang pengemudi ojek online, Sopian (32). Ia berharap kegiatan bisa kembali seperti semula.

“Kalau menurut saya, biar pun semua memakai masker, yang penting kegiatan kembali normal. Soalnya jika kegiatan masih dibatasi kasihan yang lagi usaha,” pungkas Sopian. (MRF)*

Baca Juga:  Ade Londok, Orang Dibalik Video Viral Odading Mang Oleh

Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here