Ridwan Kamil Dimintai Keterangan Polri Hingga Tujuh Jam

32
Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Madania.co.id, Jakarta – Gubernur Jabar Ridwan Kamil memenuhi undangan klarifikasi dari Bareskrim Polri terkait dugaan pelanggaran adanya pengumpulan massa yang berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19 di Megamendung, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

Adapun, dalam undangan klarifikasi di Bareskrim Polri tersebut, pria yang kerap disapa Kang Emil itu dimintai keterangannya selama hampir tujuh jam.

“Alhamdulillah dalam kesempatan ini saya sehat walafiat, tadi sekitar kurang lebih tujuh jam ya dari jam 10.00 WIB, sebagai warga negara yang hormat pada aturan hukum, datang karena dimintai keterangan-keterangan perihal kejadian keramaian kerumunan di Megamendung,” ujarnya, Jumat (20/11/2020).

Ia menuturkan, jika secara teknis daerah Provinsi Jawa Barat itu daerah otonom berbeda dengan Provinsi DKI Jakarta, dimana walikota dipilih lewat Pilkada sehingga memiliki kewenangan otonom dalam penyelenggaraan pembangunan termasuk izin kegiatan dalam kota/kabupaten.

“Berbeda dengan DKI yang tidak memiliki daerah otonom, maka jumlah pasien Covid di Jawa Barat itu ada di 27 kota/kabupaten dan satgas covid satu di Jawa Barat,” jelasnya.

Oleh karena itu, sambung Emil, tidak semua menjadi tanggung jawab gubernur. Menurutnya, ada enam urusan yang tidak bisa gubernur intervensi.

“Karena ada enam urusan yang tidak bisa gubernur intervensi, satu urusan keamanan, urusan pertahanan, urusan pengadilan kejaksaan, urusan agama, urusan luar negeri, urusan fiskal, jadi kita dapat memahami peristiwa peristiwa ini dalam aturan perundang-undangan,” paparnya.

Sementara itu, ia meminta maaf jika ada peristiwa-peristiwa yang kurang berkenan di Jawa Barat. Menurutnya, pihaknya akan terus memperbaiki kekurangan tersebut.

“Secara moril saya sangat meyakini semua dinamika yang ada di Jawa Barat secara moril adalah tanggung jawab saya sebagai gubernur. Sehingga dalam kapasitas itu apa yang terjadi positif negatif kelebihan kekurangan tetap menjadi tanggung jawab saya,” katanya.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Wacanakan Gedung Sate sebagai Objek Wisata

“10 bulan kondisi Covid-19, terjadi dinamika naik turun dalam proses-prosesnya hingga akan kita teruskan, yang kurangnya akan kita perbaiki,” tambahnya. (mrf)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here