Robert Tunggu Surat Resmi PSSI Terkait Penundaan Liga 1

75

Madania.co.id, Bandung- Lanjutan kompetisi Liga 1 2020 dipastikan tertunda pelaksanaannya setelah keputusan yang diumumkan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada Selasa (29/9/2020).

Sedianya, kickoff lanjutan kompetisi sepakbola terbesar di Indonesia ini berlangsung pada awal Oktober mendatang. Namun harus ditunda hingga sebulan ke depan karena alasan kemanusiaan dan pandemi.

Menanggapi keputusan tersebut, pelatih Persib Robert Alberts mengaku tidak ingin berkomentar terlalu jauh. Sebab, Robert bersama tim Persib belum menerima keterangan resmi dari pihak terkait.

“Ya, saya baru mendengar jika kompetisi harus tertunda setidaknya sampai November. Tapi, kami belum menerima surat resmi dari pihak PSSI. Maka dari itu saya tidak ingin berbicara terlalu banyak sebelum kami menerima surat resmi terkait penundaan kompetisi ini,” ujar Robert, Rabu (30/9/2020) seperti yang dilansir situs resmi klub.

Pelatih berkebangsaan Belanda ini pun berharap pihak terkait agar bisa secepatnya merilis keputusan resmi tentang penundaan kompetisi ini.

“Kita semua harus menunggu dulu (pernyataan resmi). Tentu saja kami harus mengetahui terlebih dahulu alasannya sebelum menarik kesimpulan dan mengambil keputusan,” tuturnya.

Sebelumnya, tak diberikannya ijin keramaian oleh kepolisian dalam hal penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 membuat PSSI tetap berharap kompetisi bisa digulirkan. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan Liga 1 dan Liga 2 akan kembali bisa digelar bulan depan.

Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule ini, jika kompetisi digelar pada November 2020 maka akan selesai Maret 2021. Namun, jika kompetisi digelar pada Desember 2020 atau Januari 2021 dipastikan kompetisi sulit dilaksanakan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada jumpa pers yang juga dihadiri Menpora Zainudin Amali dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita di Kantor Kemenpora, Selasa (29/9/2020) siang WIB.

Baca Juga:  Persib Bandung Pastikan Seluruh Pemain Non-reaktif

“Kalau dilanjutkan Desember atau Januari 2021, sulit bagi PT Liga Indonesia Baru untuk memutar kompetisi. Sebab, April sudah memasuki bulan puasa dan Mei-Juni, kita akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Jadi kalau dipaksakan pun pada bulan Agustus 2021. Tetapi, itu juga sulit bagi PSSI dan klub-klub Liga 1 untuk mengikuti agenda FIFA dan AFC,” kata Iwan Bule.

Tak hanya itu, jika tidak ada kompetisi tahun ini hingga tahun depan akan menghilangkan satu generasi. Sebab dalam satu tahun banyak pemain yang tidak bisa mengikuti kompetisi, baik di Liga 1, Liga 2 maupun Liga 3.

”Tentunya akibat penundaan dari kompetisi ini, dampak langsungnya kepada pemain, perangkat pertandingan dan seluruh ekosistem sepak bola. Sebab mereka menggantungkan hidupnya dari sepak bola,” ujar Iriawan.

Meskipun demikian, PSSI meyakini lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan kembali digelar. Iriawan pun meminta klub, pemain, wasit, dan semua perangkat pertandingan untuk bersabar dan tetap semangat.

Terkait penundaan kompetisi ini, PSSI menghormati dan memahami keputusan yang diambil oleh Kepolisian. Sebab, alasan keamanan, kesehatan, dan kemanusian menjadi yang paling utama dalam kondisi saat ini.

”PSSI juga mengapresiasi klub yang sudah bersemangat berkorban dan mempersiapan tim demi kelanjutan kompetisi ini. Apalagi, banyak tim yang sudah datang ke Yogyakarta dan sekitarnya untuk mempersiapkan diri.,” katanya. (rdn)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here