Sah! Erick Thohir Menjadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

514

Madania.co.id, Bandung – Berdasarkan hasil sidang Tim Formatur Musyawarah Nasional V Masyarakat Ekonomi Syariah (Munas MES) 2021, Erick Thohir secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Masyarakat Syariah pada Sabtu, 23 Januari 2021.

Erick yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia akan mengemban amanat tersebut pada periode 1442-1445 H atau 2021-2023 M.

Erick akan diberikan waktu selama 30 hari sejak ditetapkan menjadi Ketua Umum untuk menentukan kepengurusan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga MES. Dia nantinya juga akan dibantu oleh Tim Formatur untuk menyelesaikan tugasnya membentuk kepengurusan.

Saat penetapan dirinya menjadi Ketua Umum MES, Erick mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas amanah yang diberikan kepada dirinya.

“Tentu sangat berat dalam situasi seperti ini. Tapi insyaallah dengan gotong royong, kebersamaan, tantangan yang kita hadapi saat ini bisa kita laksanakan,” ujar Erick saat memberikan sambutan, Sabtu (23/1/2021).

Erick menilai, Covid-19 sangat menghantam sendi-sendi perekonomian. Dia menambahkan, jabatab baru yang diberikan kepadanya merupakan amanat yang harus dijalankan sebaik-baiknya. Salah satunya meneruskan program-progam yang telah dijalankan oleh para pengurus MES sebelumnya.

“Tentu saya terlepas dari kondisi Covid-19 saat ini, kita harus tetap optimis. Karena saya yakin Indonesia akan bangkit ekonominya di tahun 2023, di tahun 2022 sudah ada peningkatan,” ungkapnya.

Erick menambahkan, penting sekali saat ini untuk menambahkan pondasi guna menghadapi kebangkitan ekonomi di kemudian hari.

“Ketika kita sudah mulai terasa naik, kita sudah siap, kita sudah menyusun bata-bata, sehingga terbangun jalan-jalan yang bisa kita jalani bersama-sama untuk menjaga negara yang kita cintai ini,” terangnya.

Dalam sambutannya, Erick juga melontarkan beberapa program yang akan dilaksanakannya selama menjadi Ketua Umum MES. Mulai dari mengembangkan pasar industri halal di dalam dan di luar negeri.

Baca Juga:  Fokus Tangani Sampah, Pemkot Bandung Bentuk Satgas Kang Pisman

“Karena kita adalah negara yang punya market yang besar. Ketika marketnya bisa kita pegang, tentu untuk ke luar negerinya kita punya pondasi yang lebih mudah,” tuturnya.

Kemudian, kata Erick, dirinya juga akan mengembangkan industri keuangan syariah yang harus diikatkan dengan tren digitalisasi. Salah satunya menguatkan fintech dan teknologi keuangan syariah secara modern tanpa meninggalkan kearifan lokal sebagai bangsa Indonesia.

Investasi yang bersahabat melibatkan penguasa daerah juga menjadi fokus program Erick. “Agar kesenjangan kita bisa jaga, dan kita bangun perusahaan daerah jadi juara di daerahnya sehingga menjadi platform sebagai penarik pengusaha kecil lainnya,” jelasnya.

Berikutnya, program pembinaan mulai dari pedesaan secara berkelanjutan agar memiliki pondasi ekonomi syariah yang kuat, dimulai dari titik nol di desa.

“Saya ingin mengajak semua pemangku kepentingan termasuk para pengurus MES untuk saling bertukar pikiran,” tuturnya.

Menurut Erick, berbagai program yang diutarakannya merupakan program nyata yang harus diimplementasikan. “Insyaallah dalam satu minggu bersama formatur, kita bisa membentuk kepengurusan. Mohon bimbingan, mohon masukan,” tandasnya. (sr)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here