Village Talk Hadir Kembangkan Ekraf Desa

98
Produk Ekraf dari bambu yang dikembangkan oleh komunitas Indonesia Bamboo Community berbasis di Cimareme, Kabupaten Bandung Barat.

Madania.co.id, Bandung —Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat melalui bidang Industri Pariwisata menggelar Village Talk di lapangan Kantor Desa Wisata Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (12/11/2020) mulai pagi hingga sore.

Village Talk adalah kegiatan ekonomi kreatif (ekraf) masuk desa dengan kegiatan pelatihan branding, packaging dan digital marketing bagi para pelaku ekraf.

Sedangkan Kabupaten Bandung Barat (KBB) dipilih sebagai tempat penyelenggaraan Village Talk ke tiga pada tahun ini karena banyaknya terobosan.

Salah satunya inovasi ekonomi kreatif di sektor pariwisata adalah Desa Wisata Cibodas yang pernah meraih penghargaan Indonesia Suistanability Tourism Award 2018 (ISTA) dari Kementerian Pariwisata RI.

Untuk itu program Village Talk Disparbud Jabar hadir guna mengembangkan ekonomi kreatif Desa Wisata Cibodas.

Kepala Industri Pariwisata Disparbud Jabar yang membidangi sektor Ekonomi kreatif, Azis Zulficar Aly Yusca, mengatakan, Village Talks masuk desa merupakan salah satu terobosan Pemprov Jabar dalam hal mengembangkan ekonomi kreatif yang biasanya selalu diselenggarakan diperkotaan kini diangkat di pedesaan.

“Ada 5.312 desa di Jawa Barat dengan 251 Desa Wisata, nah inilah potensi ekonomi kreatif yang perlu diangkat. Mudah-mudahan Gastronomi atau ilmu pangan bisa mengembangkan produk turunan dari susu yang menjadi salah satu unggulan di KBB. Secara potensi sudah bagus namun ketika masuk ke branding dan packaging masih perlu bantuan, dengan desain-desain yang bagus,” tambah Azis.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB, Sri Dustirawati, dalam sambutannya menyampakan hampir disetiap kecamatan di KBB memiliki potensi pariwisata.

“Ini adalah anugerah Tuhan yang diberikan kepada KBB, baik hutannya, air terjunnya, kemudian situ (danau) dan produk kreatif di KBB,” sambut Sri.

Baca Juga:  Masjid Edmonton Buka Penampungan Tunawisma pada Musim Dingin

Salah satu produk kreatif berbasis hasil alam seperti bambu ada di KBB seperti Adang Muhidin lulusan perguruan tinggi Jerman ini berhasil mengembangkan inovasi kerajinan tangan dari bambu mulai dari gagang sikat gigi dari bambu, jam tangan bambu, gitar bambu dan lainnya.

Bahkan hasil kreatifnya diminati oleh 14 negara antara lain Rumania, Malaysia, Taiwan, Jerman, Inggris, Jepang, Belgia, hingga Amerika.

“Kebanyakan konsumen luar negeri sebagian besar memesan dibuatkan alat music dari bamboo, mereka justru para pemain seperti di sebuah group musik di Filipina yang memainkan alat musik yang semuanya dipesan dari kita,” tegas Adang.

Ekonomi kreatif yang identik di perkotaan sudah saatnya masuk desa karena potensi yang dimiliki desa sangat luar biasa. Anggota Komisi 2 DPRD Jabar,

Tobias Ginanjar Sayidina, yang turut hadir menyaksikan langsung kegiatan Village Talk Disparbud Jabar mengatakan, dari 5.312 desa yang ada di Jabar memiliki karakteristik yang berbeda.

“Ini sesuatu peluang untuk kita karena banyak daerah lain yang datang ke Jawa Barat untuk belajar ekonomi kreatif. Kami di DPRD Jabar beberapa kali menerima kunjungan dari DPRD Provinsi lain seperti dari DPRD Provinsi Jateng dan DPRD Provinsi Sumatera Utara ingin belajar ekonomi kreatif,” ujar Tobias.

Lanjutnya, ekraf di Jawa Barat sangat diperhitungkan akan tetapi jangan langsung berpuas diri sehingga tidak ingin mengembangkan diri dan akhirnya malah belajar ke provinsi lain.

Pelatihan yang menjadi inti dari kegiatan Village Talk Disparbud Jabar diisi pemateri antara lain pendiri Indonesia Bamboo Community, Adang Muhidin. Sementara pelatihan desain dan digital marketing diberikan oleh desainer lulusan ITB, Raditya Ardianto Tapoer.

Village Talk juga menampilkan mini expo produk ekraf unggulan desa yang ada di Kabupaten Bandung Barat. (rar)

Baca Juga:  Bio Farma: Harga Vaksin Sinovac Tidak Lebih Rp.200 Ribu

Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here