CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Rabu, 29 April 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Empat Rekomendasi BI Jabar Hadapi Tekanan Inflasi

Oleh Denny Surya
Selasa, 12 Juli 2022 - 10:31
di Ekbis, Headline
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Herawanto, Kepala Perwakilan BI Cirebon, Hestu Wibowo dan Ketua ISEI Cabang Bandung Prof. Martha Fani Cahyandito paparkan kondisi perekonomian jabar saat ini.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Herawanto, Kepala Perwakilan BI Cirebon, Hestu Wibowo dan Ketua ISEI Cabang Bandung Prof. Martha Fani Cahyandito paparkan kondisi perekonomian jabar saat ini.

MADANIACOID.– Ada empat rekomendasi yang dihadirkan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk mendukung pemulihan ekonomi dan mengantisipasi potensi terjadinya tekanan inflasi.

“Berbagai rekomendasi ini adalah wujud sinergi dan kolaborasi Bank Indonesia dengan berbagai pihak. Pertama, koordinatif merespon potensi stagflasi dunia dan tekanan inflasi yang tinggi, melalui penguatan strategi kebijakan 4K, yaitu ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga dan komunikasi efektif dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID),” papar Herawanto dalam Media Update terkait Perkembangan Perekonomian Jawa Barat di Kabupaten Bogor, belum lama ini.

“Komunikasi dengan TPID ini untuk menjaga kepastian ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi pangan di Jabar didukung oleh penerapan teknologi serta ketersediaan sistem informasi yang memadai,” ucapnya lagi.

Untuk rekomendasi kedua, kata Herawanto, adalah menjaga perbaikan kinerja ekspor dan investasi Jabar di tengah tekanan stagflasi global, seperti memberi dukungan dengan kemudahan dan insentif ekspor terutama pada komoditas potensial di luar yang ada seperti perikanan dan maritim serta pertanian di Jabar Selatan yang perlu didukung dengan konektivitas yang baik.

Selain itu, upaya meningkatkan efisiensi industri hulu hilir, optimalisasi substitusi bahan baku impor dan pemanfaatan limpahan order dari negara pesaing melalui penetrasi ceruk pasar baru ke pasar potensial seperti Australia dan Arab Saudi untuk komoditas electronic vehicle perlu ditingkatkan lebih lanjut.

Jabar saat ini masih mencatatkan kinerja ekspor yang positif dan makin membaik dengan pertumbuhan sebesar 17,73 persen di Mei 2022,” paparnya.

Kondisi ini juga didukung dengan indikator Prompt Manufacturing Index (PMI) Jabarvyang tercatat sebesar 59,9.

“Ini mencerminkan geliat pelaku industri manufaktur pada fase ekspansif. Dan ini juga memberikan kesempatan bagi bergeraknya sektor perdagangan yang di antaranya ditunjukkan oleh data yang dirilis Gaikindo bahwa adanya peningkatan mobil dalam negeri yang tumbuh 5,03% (yoy), diiringi terbukanya pasar ekspor baru seperti Australia dan Timur Tengah,” imbuhnya.

Rekomendasi ketiga, lanjut Herawanto, dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi perlu memanfaatkan potensi berkembangnya sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di Jabar, seperti optimalisasi sektor maritim dan industri kreatif creator games.

“Untuk yang ke empat adalah mempercepat realisasi fiskal pemerintah daerah selain untuk menjaga konsumsi masyarakat, juga untuk mendorong realisasi kegiatan investasi proyek infrastruktur baik PSN nasional maupun daerah,” ungkap Herawanto.

Herawanto juga menjelaskan mengenai peningkatan kapasitas pekerja dalam memenuhi kebutuhan industri melalui edukasi dan vokasi pendidikan teknologi juga peningkatan inklusi dan literasi digital melalui pemanfaatan teknologi.

Selanjutnya, dalam upaya mengoptimalkan langkah sinergi dan kolaborasi kebijakan tersebut, Bank Indonesia se-Jawa Barat telah menyelenggarakan berbagai event kolaboratif beberapa waktu lalu, seperti, Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ), West Java Industrial Meeting (WJIM), dan akan juga mengoptimalkan beberapa event kolaboratif lainnya, yaitu West Java Economic Society (WJES), West Java Digital Economic Festival (WJDEF), West Java Sharia Economic Festival (WJSEF) West Java Infrastructure Forum (WJIF), West Java Investment Summit (WJIS), dan West Java Annual Meeting (WJAM).

“Semua itu adalah salah satu wujud nyata sinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan Jabar yang tetap optimis dalam rangka menjaga keberlanjutan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta mengantisipasi potensi tekanan inflasi global guna mendukung pemulihan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Seperti diketahui, diskusi kegiatan Media Update terkait Perkembangan Perekonomian Jawa Barat menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Herawanto, Kepala Perwakilan BI Cirebon, Hestu Wibowo, Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya Darjana, dan Ketua ISEI Cabang Bandung Prof. Martha Fani Cahyandito.

Editor:
Previous Post

Presiden Joko Widodo Serahkan Bansos dan Tinjau Balai Besar Penelitian Tanaman Padi di Subang

Next Post

Ciptakan ZI WBK-WBBM, FST Gelar Seminar Hadirkan Narasumber dari KPK

Next Post
Ciptakan ZI WBK-WBBM, FST Gelar Seminar Hadirkan Narasumber dari KPK

Ciptakan ZI WBK-WBBM, FST Gelar Seminar Hadirkan Narasumber dari KPK

Discussion about this post

Indeks Berita

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Sabtu, 25 April 2026 - 13:51
Dedi Mulyadi Tekankan Identitas dan Daya Saing Sumedang

Dedi Mulyadi Tekankan Identitas dan Daya Saing Sumedang

Sabtu, 25 April 2026 - 09:53
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom University Memberikan Penyuluhan terkait  Peningkatan Kesadaran Perlindungan Data Diri dan Etika Bermedia Sosial di Masyarakat. Jum'at 24 April 2026 Foto : Istimewa

Kejahatan Siber Meningkat, Tel-U Turun Edukasi Warga Soal Data Pribadi

Jumat, 24 April 2026 - 21:14
Investasi Bodong di Indonesia Kian Marak: Bukan Soal Bodoh, Tapi Sistem yang Menjebak

Investasi Bodong di Indonesia Kian Marak: Bukan Soal Bodoh, Tapi Sistem yang Menjebak

Jumat, 24 April 2026 - 13:34
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID