CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Rabu, 6 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Standar Kecantikan Semakin Intensif. Apa Dampaknya?

Oleh Hilma Halimah
Selasa, 5 Mei 2026 - 18:28
di Uncategorized
Standar Kecantikan dan Kesehatan Mental: Apa Hubungannya?

Tiga wanita merangkul keberagaman dengan riasan artistik dalam potret studio.

Bandung, Madania – Perbincangan tentang kecantikan semakin ramai di era digital. Dari transformasi selebritas seperti Lindsay Lohan hingga perubahan penampilan Donatella Versace, publik disuguhkan gambaran standar kecantikan yang terus berkembang—dan semakin sulit dicapai.

Perkembangan teknologi estetika, mulai dari operasi seperti facelift dan rhinoplasty hingga prosedur non-invasif seperti filler wajah dan Botox, membuat standar kecantikan modern menjadi lebih presisi. Namun, di balik itu, biaya yang harus dikeluarkan tidak sedikit, dengan hasil yang sering kali hanya bertahan dalam hitungan minggu.

Tekanan yang Semakin Meluas

Meski perempuan masih menjadi kelompok utama dalam industri kecantikan, tren menunjukkan peningkatan jumlah laki-laki yang juga menjalani prosedur estetika. Iklan dan pesan kecantikan pun kini semakin menyasar kedua gender.

Namun, tekanan terbesar tetap dirasakan oleh perempuan, terutama perempuan muda. Mereka tumbuh dalam budaya visual yang dipenuhi citra selebritas dan media sosial, yang mendorong mereka untuk terus menyempurnakan penampilan.

Peran Media Sosial

Media sosial memainkan peran besar dalam memperkuat standar kecantikan. Paparan konten visual yang intens membuat banyak perempuan muda merasa perlu membeli produk atau layanan kecantikan demi mencapai tampilan “ideal”.

Penelitian menunjukkan bahwa kecantikan kini menjadi faktor penting dalam menentukan visibilitas seseorang, baik di dunia digital maupun kehidupan nyata. Akibatnya, praktik perawatan diri menjadi semakin kompleks dan intensif.

Dari Makeup hingga Prosedur Medis

Dua dekade lalu, operasi wajah dianggap ekstrem. Kini, prosedur seperti suntikan neurotoksin menjadi hal yang umum. Data menunjukkan jutaan prosedur Botox dilakukan setiap tahun, menandakan perubahan besar dalam cara masyarakat memandang kecantikan.

Bahkan, produk kosmetik sehari-hari kini dipasarkan dengan klaim menyerupai efek medis, seperti “mengangkat”, “membentuk”, atau “mengencangkan” wajah.

Biaya Sosial dan Finansial

Standar kecantikan modern tidak hanya mahal, tetapi juga menciptakan kesenjangan. Banyak perempuan muda merasa tidak mampu mengikuti tren karena keterbatasan biaya, sementara sebagian lainnya rela mengeluarkan biaya besar demi memenuhi ekspektasi tersebut.

Bagi sebagian orang, kecantikan menjadi investasi yang terus-menerus, meski hasilnya tidak permanen.

Tanda-Tanda Perlawanan

Meski tekanan semakin kuat, muncul pula tanda-tanda perlawanan. Sejumlah perempuan mulai mempertanyakan standar kecantikan yang ada dan mencari ruang untuk menolak tuntutan tersebut.

Sosiolog Rosalind Gill menyebut bahwa budaya modern kerap menilai kesuksesan perempuan dari penampilan mereka. Namun, kesadaran kritis yang mulai tumbuh menunjukkan bahwa standar tersebut tidak lagi diterima begitu saja.

Kesimpulan

Standar kecantikan saat ini semakin intensif, mahal, dan sulit dipertahankan. Di tengah tekanan tersebut, perempuan—terutama generasi muda—dihadapkan pada pilihan antara mengikuti standar yang ada atau menantangnya.

Meski tidak mudah, upaya untuk melawan standar yang tidak realistis mulai terlihat, membuka ruang bagi definisi kecantikan yang lebih luas dan inklusif.

Editor: Denny Surya
Berita terbaru dan menarik hari ini tentang beautykecantikanStandar Kecantikan
Previous Post

Tiga “Hukum” Perilaku Manusia: Investasi, Pengaruh, dan Pembenaran

Next Post

Apa Itu Kapitalisme dan Dampaknya bagi Kehidupan Masyarakat

Next Post
Apa Itu Kapitalisme dan Dampaknya bagi Kehidupan Masyarakat

Apa Itu Kapitalisme dan Dampaknya bagi Kehidupan Masyarakat

Discussion about this post

Indeks Berita

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
Waspada Keputihan Tidak Normal, Bisa Berujung Radang Panggul

Waspada Keputihan Tidak Normal, Bisa Berujung Radang Panggul

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Waspada Keputihan Tidak Normal, Bisa Berujung Radang Panggul

Waspada Keputihan Tidak Normal, Bisa Berujung Radang Panggul

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:27
Wajah Baru Kecantikan: Saat Wellness Mengubah Standar Estetika

Wajah Baru Kecantikan: Saat Wellness Mengubah Standar Estetika

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:26
Wajah Baru Kecantikan: Saat Wellness Mengubah Standar Estetika

Manfaat Yoga bagi Pelajar: Meningkatkan Konsentrasi dan Ketahanan Mental

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:25
Apa Itu Kapitalisme dan Dampaknya bagi Kehidupan Masyarakat

Apa Itu Kapitalisme dan Dampaknya bagi Kehidupan Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:24
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID