Bandung, Madania – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan Edaran Nomor 5/EDR/I.0/B/2026 tentang Imbauan Efisiensi dan Budaya Hidup Hemat.
Edaran itu ditujukan kepada seluruh elemen Persyarikatan Muhammadiyah agar menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran, pelaksanaan kegiatan, serta kehidupan sehari-hari.
Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Iu Rusliana, menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kondisi ekonomi nasional dan global yang memerlukan sikap bijak serta penguatan kemandirian organisasi.
“Situasi perekonomian nasional dan global saat ini perlu disikapi dengan kebijaksanaan bersama,” ujar Iu Rusliana. Jum’at 8 Mei 2026

Dalam edaran itu, PP Muhammadiyah meminta seluruh pimpinan Persyarikatan di berbagai tingkatan mengedepankan efisiensi penggunaan anggaran dan menghindari pengeluaran yang tidak mendesak.
Program-program strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat diminta menjadi prioritas, sementara kegiatan seremonial diimbau untuk dikurangi.
Muhammadiyah juga mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dalam pelaksanaan kegiatan organisasi. Pertemuan dan koordinasi yang selama ini dilakukan secara tatap muka diharapkan dapat lebih banyak diganti melalui mekanisme daring untuk menekan biaya operasional.
“Mengurangi acara-acara regional-nasional dan kunjungan-kunjungan langsung berbiaya tinggi yang dapat digantikan dengan rapat koordinasi atau kegiatan secara daring,” demikian isi edaran tersebut.
Selain itu, perjalanan luar negeri juga diminta dibatasi, khususnya untuk kegiatan yang tidak bersifat prioritas.
PP Muhammadiyah menekankan agar perjalanan hanya dilakukan oleh pihak yang memiliki kepentingan langsung dan tetap memperhatikan efisiensi anggaran.
Tak hanya soal tata kelola organisasi, Muhammadiyah turut mengajak warga Persyarikatan membangun budaya hidup cukup, sehat, bersih, dan produktif.
Penghematan penggunaan air, listrik, dan energi di kantor maupun amal usaha juga menjadi perhatian dalam edaran tersebut.
Sebagai langkah jangka panjang, Muhammadiyah bahkan mendorong pemanfaatan energi alternatif seperti panel surya untuk mendukung penghematan energi di lingkungan Persyarikatan.
Menurut Iu Rusliana, seluruh langkah itu diharapkan dapat memperkuat stabilitas organisasi di tengah tantangan ekonomi yang berkembang.
“Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan penghematan, memperkuat kemandirian, serta menjaga stabilitas dan kelangsungan Persyarikatan Muhammadiyah,” katanya.
Edaran tersebut telah diminta untuk diteruskan oleh pimpinan daerah kepada pimpinan cabang Muhammadiyah dan ’Aisyiyah serta seluruh amal usaha Muhammadiyah di daerah masing-masing.***










Discussion about this post