CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Pemondokan Nyaman, Bikin Jemaah Lansia Betah dan Semangat Ibadah

Oleh Abdul Hadi
Selasa, 13 Juni 2023 - 13:56
di Ragam
Pemondokan Nyaman, Bikin Jemaah Lansia Betah dan Semangat Ibadah

Madaniacoid- Tingginya jumlah jemaah calon haji lansia atau risiko tinggi pada suatu kloter jemaah haji, tampaknya tidak selalu diiringi oleh tingkat kesakitan tinggi.

Dengan penanganan kesehatan yang baik, para jemaah kategori rentan bisa tetap sehat beribadah di Tanah Suci.

Hal ini di antaranya tampak pada Kloter 8 KJT asal Kabupaten Indramayu. Petugas Kesehatan Haji Indonesia Kloter 8 KJT, dr Eryanda Dinata Sofyan, menyatakan dari jumlah jemaah sebanyak 366 orang, sebanyak 238 di antaranya masuk dalam kategori berisiko tinggi.

Namun sampai hari keempat ketibaan di Madinah, angka kesakitan di kloter ini sangat minim.

Ia mengatakan bersama para petugas haji akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik sehingga jemaah tetap sehat selama di Tanah Suci.

“Jumlah jemaah yang risti di kloter kami memang lebih besar daripada yang tidak risti. Tapi alhamdulillah sebagian besar sehat dan sangat rajin, bersemangat beribadah di Masjid Nabawi,” kata Eryanda, Selasa 12 Juni 2023.

Jarak hotel yang begitu dekat dengan Masjid Nabawi, yakni tepat di seberang gerbang pagar masjid, begitu memudahkan jemaah asal Indramayu ini untuk beribadah.

Mereka tidak terlalu lelah untuk bisa mencapai Masjid Nabawi dengan berjalan kaki.

Hal serupa dikatakan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia lainnya pada kloter tersebut, Kurnia Sopwan Ashidiq. Ia mengatakan angka kesakitan para jemaahmya terbilang minim.

Namun demikian, jemaah terus diminta untuk mewaspadai paparan panas cuaca di Madinah saat ini yang bisa mencapai 40 derajat celcius, bahkan lebih.

“Keluhan yang paling banyak adalah radang tenggorokan, demam, mimisan, dan hipertensi. Memang karena cuaca di sini sangat mempengaruhi kondisi jemaah,” katanya.

Tenaga kesehatan di kloter ini pun, katanya, rajin melakukan visitasi untuk memantau kesehatan jemaah, selain membukan pos pelayanan kesehatan di ruang tamu kamar para petugas.

Seorang jemaah lansia asal kloter tersebut, Sopiah (78), mengatakan sangat nyaman tinggal di pemondokan di Madinah tersebut.

Di sebuah kamar di Taiba Suites, apartemen bintang 5 tersebut, ia menginap bersama lansia lainnya, Nursasih (65), Kurniah (80), dan Tusliha (70).

Dengan akomodasi yang prima, katanya, ia bisa beribadah dengan nyaman ke Masjid Nabawi. Ia pun akhirnya merasa lebih sehat di Madinah, jika dibandingkan saat tinggal di Indramayu.

Hal ini ditunjukkan dengan tekanan darahnya yang selalu normal ketika di Madinah.

“Biasanya kalau diukur tensi darah di Indramayu, tinggi terus. Kalau di sini normal terus. Saya betah tinggal di sini. Dikasih makan rutin, diperhatikan dokter, dekat ke masjid,” kata Sopiah dengan dialek Indramayu.

Hal serupa dikatakan teman sekamarnya, Nursasih. Ia mengatakan sangat bugar untuk bisa menjalankan ibadah di Masjid Nabawi.

Ia sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan berbagai fasilitas dan pelayanan prima kepada jemaah haji.

“Saya di sini sangat diperhatikan. Makanannya enak-enak. Tapi saya bawa beras dari Indramayu. Buat dimasak di sini,” katanya menunjukkan beras yang dikemas dalam botol plastik yang dibawa.

Di kamar ini, keceriaan para lansia begitu tampak saat para petugas kesehatan melakukan visitasi.

Uniknya, mereka tetap lebih menikmati duduk selonjoran di atas karpet tebal di ruamg tamu kamar sambil mengobrol, daripada duduk di kursi mewah yang ada di ruangan itu.***

Editor: Denny Surya
Previous Post

Kejar Target, Kota Bandung Tertibkan Puluhan Kilometer Kabel Udara

Next Post

Mau Coba Rasa Kecap Dari Berbagai Wilayah, Catat Tanggal Dan Waktunya

Next Post
Mau Coba Rasa Kecap Dari Berbagai Wilayah, Catat Tanggal Dan Waktunya

Mau Coba Rasa Kecap Dari Berbagai Wilayah, Catat Tanggal Dan Waktunya

Discussion about this post

Indeks Berita

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
Mengapa Peserta Didik Menyukai Ujian Digital?

Mengapa Peserta Didik Menyukai Ujian Digital?

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Mengapa Peserta Didik Menyukai Ujian Digital?

Mengapa Peserta Didik Menyukai Ujian Digital?

Kamis, 30 April 2026 - 20:24
Melejit 128 Persen, KA Lembah Anai Tetap Jadi Primadona Transportasi Sumbar

Melejit 128 Persen, KA Lembah Anai Tetap Jadi Primadona Transportasi Sumbar

Kamis, 30 April 2026 - 19:15
Anak yang Membaca, Saat Dewasa Akan Mampu Berpikir Kritis

Menanti Peningkatan Kualitas Pendidikan di Tanah Air

Kamis, 30 April 2026 - 15:22
Anak yang Membaca, Saat Dewasa Akan Mampu Berpikir Kritis

Pendidikan di Indonesia: Sudah Baik atau Masih Perlu Ditingkatkan?

Kamis, 30 April 2026 - 14:14
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID