Dinilai Belum Maksimal, DPRD Kabupaten Bandung Pertanyaķan Penanganan Covid 19

56
Riki Ganesha.(Foto: net)

Madania.co.id, Bandung – DPRD Kabupaten Bandung mempertanyaķan kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Bandung, yang dinilai belum maksimal

Menurut Anggota DPRD, Riki Ganesa, kinerja Satgas (Gugus Tugas. red) Covid 19 Kabupaten Bandung belum maksimal.

Buktinya, lanjut dia, kini kabupaten dengan 31 kecamatan ini kembali ke zona merah.

“Saya menyakini, ketika kinerja baik, hasilnya pasti baik. Namun, Satgas Covid 19 kinerjanya tidak maksimal, itu di antaranya yang menyebabkan Kabupaten Bandung kembali masuk zona merah,” kata Riki saat dihubungi via telepon, Rabu.(16/6) pagi.

Baca Juga:  Plastik Diantara Kita

Dia juga mempertanyakan, eksistensi 100 hari kinerja Bupati, khususnya pengendalian atau penanganan covid 19 di Kabupaten Bandung.

Menurut Riki, isu yang digulirkan selama ini, lebih mengedepankan pada ranah formalitas dan seremonial, seperti launching program dan sebagainya.

Padahal, ujarnya, pemerintah kabupaten/kota fokus-nya ke pandemi covid-19 terlebih dulu.

Karena menurut Anggota Fraksi Golkar ini, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, maka otomatis penguatan kinerja ataupun pikiran harus dipusatkan kepada penanganan wabah yang mendunia ini.

Baca Juga:  Pantai Batu Karas, Balinya Jawa Barat

“Saya tetap mengapresiasi, ada sedikit gebrakan dari Bupati sekarang. Cuman, saya mengkhawatirkan kondisi peningkatan kasus covid 19 bisa menganggu eksistensi kinerja 100 hari Bupati. Jadi, lebih baik fokus saja pada penanganan Covid 19,” harapnya. (m)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here