CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Senin, 27 April 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Komunikasi Antara Bayi dan Ibu Kata dr. Zaidul Akbar

Oleh Abdul Hadi
Selasa, 1 November 2022 - 09:19
di Gaya Hidup
komunikasi bayi

MADANIACOID – Zaidul Akbar dalam postingan Instagramnya @zaidulakbar membagikan sedikit cerita mengenai dirinya yang ditanya oleh orang tua yang anaknya kejang.

  1. Zaidul Akbar memberikan saran kepada mereka ini itu berupa terapi dan nutrisi yang bisa diberikan.

Setelah beliau menyampaikan saran itu yang sifatnya lebih ke fisik, orang tua tersebut kemudian berkonsultasi juga dengan seorang ustadz yang juga seorang pakar ruqyah.

Saran dari pakar ruqyah itu tidak banyak, hanya menyarankan untuk meruqyah sang ibu. Sebab modek sakit seperti ini biasanya ada kaitannya dengan emosi orang tua.

“Dan memang benar, banyak lupa kalau bayi tidak mampu berkomunikasi secara lisan dan verbal ke orang tuanya, tapi bayi berkomunikasi melalui perasaan atau batin yang dia rasakan dari perasaan orang tua,” ujar dr. Zaidul Akbar.

Jika emosi orang tua bermasalah dan terjadi terus-menerus, maka akan sang bayi akan terkena imbasnya berupa penyakit atau kondisi tertentu.

  1. Zaidul Akbar berkata bahwa pernah mendapati kasus seperti ini juga. Seorang ibu yang sangat amat mencemaskan kondisi bayinya dengan agak berlebihan tentunya, sang ibu itu pun diruqyah dan tidak lama kejang anak kemudian jadi berhenti.

Kecemasan itu sama dengan ibu yang sedang bertanya sekarang. Sang bayi mendapat dampak dari efek ibu tersebut terlalu cemas yang berlebihan.

Sang bayi pun mendapatkan warisan waswas tersebut yang efeknya menjadi penyakit.

Dalam Islam, diberi pagar syariat-syariat dengan hal-hal yang seperti ini, agar emosi tidak jadi suatu masalah dan membuat penyakit, bahkan emosi yang positif sekalipun seperti bahagia.

Maka bahagialah sewajarnya, cemas sewajarnya, hingga sedih pun sewajarnya.

“Gunakan dua batasan supaya tidak berlebihan dalam bersikap, batas atasnya adalah syukur,  serta batas bawahnya adalah sabar,” ujar dr. Zaidul Akbar.

Editor:
Previous Post

Tren Thrifting Mengurangi Peminat Brand Lokal

Next Post

Diskominfo Pastikan Infrastruktur Digital Kota Bandung Dukung Perkembangan Startup

Next Post
Diskominfo Pastikan Infrastruktur Digital Kota Bandung Dukung Perkembangan Startup

Diskominfo Pastikan Infrastruktur Digital Kota Bandung Dukung Perkembangan Startup

Discussion about this post

Indeks Berita

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Sabtu, 25 April 2026 - 13:51
Dedi Mulyadi Tekankan Identitas dan Daya Saing Sumedang

Dedi Mulyadi Tekankan Identitas dan Daya Saing Sumedang

Sabtu, 25 April 2026 - 09:53
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom University Memberikan Penyuluhan terkait  Peningkatan Kesadaran Perlindungan Data Diri dan Etika Bermedia Sosial di Masyarakat. Jum'at 24 April 2026 Foto : Istimewa

Kejahatan Siber Meningkat, Tel-U Turun Edukasi Warga Soal Data Pribadi

Jumat, 24 April 2026 - 21:14
Investasi Bodong di Indonesia Kian Marak: Bukan Soal Bodoh, Tapi Sistem yang Menjebak

Investasi Bodong di Indonesia Kian Marak: Bukan Soal Bodoh, Tapi Sistem yang Menjebak

Jumat, 24 April 2026 - 13:34
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID