CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Lurah Kebon Jayanti Klarifikasi Klaim Wilayahnya Bebas Covid-19

Oleh Andri Herdiansyah
Kamis, 18 Februari 2021 - 12:03
di Ragam
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19 / SpaceQ

Madania.co.id, Bandung – Lurah Kebon Jayanti, Abdul Manaf yang semula mengklaim wilayahnya terbebas dari virus Covid-19 sejak Maret 2020 lalu, memberikan klarifikasi mengenai ketidakselarasan antara pernyatannya dengan data yang terdapat di laman Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung.

Ia mengatakan, sejak awal Maret 2020 lalu pihaknya mengajak para tokoh agama, sesepuh, pengurus RT/RW, Babinsa dan Polsek bergerak cepat untuk mengantisipasi virus yang disinyalir berasal dari Wuhan, China.

Namun meski berbagai upaya telah dilakukan, nyatanya pada akhir September 2020 virus corona mulai masuk ke wilayahnya. Kasus pertama diketahui berasal dari seorang warga yang baru pulang dari luar kota.

“Sampai dengan awal September kami memang tidak ada yang terpapar, namun mulai 20 September 2020 baru muncul ada warga yang terpapar dari satu orang warga,” terangnya kepada Humas Kota Bandung, Selasa, (16/2/2021).

Sebelumnya diberitakan, di Kelurahan Kebon Jayanti sejak awal pandemi pada Maret 2020 hingga kini tidak ada yang terpapar virus corona. Namun setelah Manaf mengonfirmasi ulang ke Puskesmas dan RT/RW setempat, ternyata ada warganya yang terpapar Covid-19.

“Setelah itu Covid-19 mulai menyebar ke beberapa RW,” imbuhnya.

Ia mengakui, perbedaan data tersebut dikarenakan pihaknya mengacu pada informasi yang diterima dari Puskesmas. Namun ia tidak mengetahui jika ada warganya yang positif Covid-19 berobat secara langsung ke rumah sakit, sehingga tidak terdata oleh kelurahan.

“Patokan kami sebelumnya bukan dari Pusicov tapi dari Puskesmas. Karena kami hanya mendata by name by address,” terangnya.

Berdasarkan data yang tertera di Pusicov Kota Bandung hingga 15 Februari 2021, terdapat 34 kasus positif di Kelurahan Kebon Jayanti. Sebanyak 33 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh Sedangkan 1 orang lainnya meninggal dunia.

Menyikapi kasus positif Covid-19 di wilayahnya, Manaf menyatakan akan semakin gencar mencegah penyebaran Covid-19, termasuk memaksimalkan pengawasan penerapan PPKM Mikro di Kelurahan Kebon Jayanti.

“Kami akan terus memberikan pembekalan-pembekalan. Kami ingin kembali seperti awal September tidak ada kasus, apalagi bulan Ramadhan sebentar lagi,” tandasnya. (sr)

Editor:
Previous Post

Gubernur Madinah Resmikan Proyek Pertama Perumahan Tenaga Kerja

Next Post

Pelajar Muslim Canterbury Galang Dana untuk Persediaan Bank Makanan dengan Berjalan 500 Ribu Langkah

Next Post

Pelajar Muslim Canterbury Galang Dana untuk Persediaan Bank Makanan dengan Berjalan 500 Ribu Langkah

Discussion about this post

Indeks Berita

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
Bandung–Ketapang Tanpa Transit, KA Sangkuriang Dorong Pariwisata dan Bisnis Lintas Jawa

Bandung–Ketapang Tanpa Transit, KA Sangkuriang Dorong Pariwisata dan Bisnis Lintas Jawa

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Bandung–Ketapang Tanpa Transit, KA Sangkuriang Dorong Pariwisata dan Bisnis Lintas Jawa

Bandung–Ketapang Tanpa Transit, KA Sangkuriang Dorong Pariwisata dan Bisnis Lintas Jawa

Selasa, 21 April 2026 - 13:30
Pentingnya Kesehatan Mental dan Emosional dalam Kehidupan Modern

Pentingnya Kesehatan Mental dan Emosional dalam Kehidupan Modern

Senin, 20 April 2026 - 16:53
Pendekatan Baru dalam Pendidikan: Mendorong Transformasi Melalui Workshop

Pendekatan Baru dalam Pendidikan: Mendorong Transformasi Melalui Workshop

Senin, 20 April 2026 - 14:51
Pentingnya Kesehatan dan Kesejahteraan dalam Industri Kecantikan

Pentingnya Kesehatan dan Kesejahteraan dalam Industri Kecantikan

Senin, 20 April 2026 - 13:49
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID