Realisasikan Program di Masa PPKM Darurat Perlu Perhitungan Matang

81
Hen Ben Asep Suhendar.(kiri).(Foto: istimewa)

Madania.co.id, Bandung – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bandung, H. Hen Hen Asep Suhendar, mengatakan, merealisasikan sebuah program pada masa pandemi covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, memerlukan perhitungan matang agar maksimal.

Termasuk ketika melaksanakan Reses Masa Sidang III ini, menurut dia, tidak bisa diimplementasikan seperti tahun-tahun sebelumnya dengan mengumpulkan warga di suatu ruangan.

“Jumlah peserta reses pun maksimal 10 orang yang merupakan perwakilan warga saat menyampaikan pembukaan reses serta maksud dan tujuannya,” katanya di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Minggu (18/7/2021).

Selain mejaring asoirasi warga, Hen Hen melakukan kunjungan langsung ke warga secara door to door sambil memberikan masker, vitamin, dan makanan kepada warga.

Baca Juga:  Rp 158 Miliar, Alokasi Anggaran Pilkada Kabupaten Bandung 2020

Dengan dasar pengabdian untuk melayani masyarakat, dia berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat, karena walau bagaimanapun, jabatan itu baginya amanah dan tumbuh atas rasa percaya masyarakat yang telah memilihnya.

Selama tiga hari berturut-turut Hen Hen sudah melakukan kunjungan ke Kampung Haurkoneng RT 03 RW 23 Desa Ciwidey Kecamatan Ciwidey, Griya Sukasari RW 17, Kampung Sukasari RW 18, dan Kampung Sukasari RW 19 Desa Ciwidey.

Selanjutnya ia mengunjungi Kaum Kidul RW 16 Desa Ciwidey, dan yang terahir di Purnamasari RW 20 Desa Ciwidey Kecamatan Ciwidey.

Baca Juga:  Terdapat 30 Titik, Kang DS Siap Garap Potensi Wisata Wilayah Timur Kabupaten Bandung

Dari kunjungannya itu, dia menerima keluhan warga yang mengharapkan ada tempat isolasi khusus bagi warga terkonfirmasi covid-19, dan mempermudah dalam memperoleh fasilitas vaksin hingga masalah bantuan sosial terhadap warga yang terpapar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dia mengsku prihatin atas situasi dan kondisi masyarakat yang terdampak langsung pandemi.

Pengangguran, menurut dia, semakin bertambah, pedagang tidak bisa leluasa berjualan karena ada peraturan PPKM dan bantuan sosial yang diharapkan masyarakat tidak sepenuhnya bisa menutupi kebutuhan mereka.

“Mudah-mudahan sedikit bhakti ini yang diberikan saat ini diharapkan bisa membantu warga untuk tetap semangat dalam menghadapi keadaan memprihatinkan ini,” ujar dia.

Baca Juga:  Pilkada 2020 : Meski Khawatir Covid-19, Warga Tetap Antusias untuk Nyoblos

Di setiap ahir dialog dengan warga, Hen Hen selalu mengingatkan warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan menaati PPKM demi keselamatan bersama.

Jika masyarakat sehat, ia yakin, negara akan kuat dan perekonomian pun menguat.
Untuk itu mengajak warga menjalankan pola hidup sehat, dengan menghindari setiap kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan orang, serta selalu memakai masker saat ke luar rumah.

“Karena prilaku sehat itu akan membuahkan keselamatan bagi kita semua juga bisa menghindari ancaman pandemi covid. Termasuk bisa melindungi keluarga, kerabat, sahabat, serta masyarakat,” katanya.(m)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here