
Madania.co.id, Bandung – Sejumlah kader parpol di Kabupaten Bandung hijrah ke Partài Kebangkitan Bangsa (PKB).
Mereka hengkang dari eks parpol sebelumnya, saat Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Bandung, Minggu (8/3/2021)sore.
Yang turut hijrah ke PKB diantaranya para mantan kepala desa, ada juga dari kalangan pengurus serikat buruh dan kader dari partai politik lain.
Dua di antara yang ikut bergabung tersebut, yakni mantan Kepala Desa Rancakasumba, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Jajat Sudrajat. mantan Kades Sukamanah Kecamatan Majalaya, Cep Yudi.
Dikabarkan, selain sebagai mantan kades, Jajat pernah menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung.
Kini ia aktif di bidang persepakbolaan dan menjabat sebagai Wakil Ketua Askab PSSI Kabupaten Bandung dan pengurus di Asprov PSSI Jawa Barat.
Setelah tidak lagi menjabat sebagai Kades Rancakasumba, dan tidak aktif sebagai kader PDI Perjuangan, Jajat berkonsentrasi di bidang sepakbola.
Jajat mengungkapkan minatnya untuk bergabung ke PKB sudah sejak jauh-jauh hari menjelang Pilkada Kabupaten Bandung.
Waktu itu ia mulai berkomunikasi dengan Sekretaris PKB Kabupaten Bandung, Tarya Witarsa.
“Saya ini mantan kader PDI Perjuangan, pernah menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung. Tapi setelah itu saya sudah 11 tahun off berkegiatan di PDI Perjuangan,” kata Jajat kepada wartawan, Senin (8/3/21).
Selama 11 tahun tersebut dia tidak aktif di parpol, hingga akhirnya menjelang Pilbup Bandung 2020, ia memutuskan pindah ke parpol lain.
“Saya kira, saya punya potensi dan basis massa, sayang kalau tidak dimanfaatkan. Mudah-mudahan di PKB saya bisa berkarya leluasa dan bermanfaat luas bagi rakyat,” ujar Jajat.
Ia mengaku, sebenarnya parpol lain sudah ada yang mengajaknya untuk bergabung.
“Tapi saya rasa saya lebih cocok di PKB. Terutama dari sisi ideologinya yang agamis tapi juga nasionalis,” katanya.
Ia juga mengaku mencari moment yang tepat untuk mendeklarasikan diri pindah partai.
“Mudah-mudahan ini saat yang tepat, di bulan Rajab umat Islam merayakan Isro Miraj, semangat Hijrah Nabi Muhammad yang saya manfaatkan momentnya,” kata dia.
Jajat berharap PKB Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan HM Dadang Supriatna ada sinergitas program, antara program partai dengan program Bupati Bandung sebagai kepala daerah.
Meski Bupati Bandung terpilih Dadang Supriatna kini juga menjabat Ketua PKB Kabupaten Bandung, namun Jajat menandaskan Bupati Bandung adalah milik seluruh rakyat daerah ini.
Medki demikian, ia yakin ada program-program yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan partai dan rakyat, tanpa melabrak peraturan perundangan.
“Sehingga antara PKB dan Pemkab Bandung bisa saling memperkuat dan memperluas kemanfaatan program bagi masyarakat. Ini juga pada akhirnya diharapkan bisa menjadi kesatuan yang kuat dan dapat menambah suara yang sudah ada di PKB,” katanya.(m)







Discussion about this post