CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Albapsi Jabar Ancam Mogok Dagang jika Pemerintah tak Segera Intervensi harga daging sapi

Oleh Andri Herdiansyah
Rabu, 10 Februari 2021 - 15:54
di Ekbis
Ilustrasi.(Foto: Tribunnews.com)

Madania.co.id, Bandung, – Aliansi Pedagang Bandar dan Pedagang Daging Sapi Indonesia Jawa Barat (Albapsi Jabar) mengancam  melakukan aksi libur berjualan lima hari jika Pemerintah Provinsi Jabar dan Pusat tidak segera melakukan intervensi terhadap harga daging sapi yang sekarang terus naik setiap mknggu.

Ketua Albapsi Jabar, H. Yayat Sumirat, menyatakan, ancaman tersebut, keluar  karena pihaknya merasa prihatin akibat kenaikan tersebut tidak segera dicegah.

Menurut dia, kenaikan harga itu akan merugikan banyak pihak, di antaranya penjual bakso dan rumah makan seerta rakyat kecil.

“Kebutuhan daging sapi potong di Jawa Barat, setiap satu tahun ada di angka 1.017.138 kg atau setara dengan 193.255 ton daging sapi potong,” kata Yayat kepada wartawan, Rabu, (10/2/2021).

Yayat menyebutkan, harga daging sapi potong sebelumnya hanya Rp 88.000/kg lalu naik menjadi Rp Rp 94 ribu/kg.

Sekarang, lanjut dia, harga daging sapi kulitas bagus menjadi Rp120-Rp125 ribu/kg dan harga daging sapi kuaitas sedang Rp110 ribu/kg.

Kenyataan inilah yang ia kwatirkan menjadi penyebab kerugian bagi pedagang bakso dan rumah makan.

Apalagi lanjutnya, sebentar lagi masyarakat akan menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Oleh karena itu, menurut dia, pemerintah harus segera mengantisipasi masalah ini, mengingat di masa pandemi covid 19 , daya beli masyarakat cukup rendah.

Untuk tingkat kerawanan lainnya,  dia menyebut, perusahaan-perusahaan akan gulung tikar dan akan banyak karyawan yang di PHK. Sehingga bisa mengancam pedagang sapi potong di pasar-pasar tradisional.

“Kami dari Albapsi Jbar dan Albapsi Jakarta, meminta kepada pemerintah Provinsi Jabar dan Pusat untuk memberikan solusi dengan melakukan importasi sapi potong dan siap potong atau trading untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan daging sapi,” ujar dia.

Yayat menolak importasi daging sapi beku, alasanya secara psikologis tidak cocok dengan masyarakat dan lebih cenderung menyukai daging sapi potong segar.

Importasi daging sapi potong itu, lanjut dia, bisa melalui Departemen Perdagangan, Departemen Pertanian, Bulog dan Departemen Pertanian Jawa Barat untuk segera mengintervensi dengan melakukan impor sapi potong yang didistribusikan ke rumah potong Hewan.

Dengan demikian, menurutnya pula, harga jual sapi potong di pasaran bisa di Rp100 ribu untuk konsumsi masyarakat, termasuk rumah makan, pedagang bakso, dan pedagang sayuran keliling antarkampung.

Selanjutnya kebutuhan menjelang bulan puasa dan lebaran, katanya, bisa terpenuhi yang tadinya hanyan153.255 ton daging sapi akan meningkat menjadi 3-4 kali lipat karena harganya dapat terjangkau.

“Kami mengapresiasi upaya Gubernur Jawa Barat yang akan melakukan impor 1.000 ekor sapi dari NTB . Tentunya selain bisa lama tapi tidak akan menutupi masalah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu,” ujar dia.

Jika divisualisasikan kebutuhan daging sapi potong lokal hanya berpatok di 30%, sisanya yang 70%, sehingga ia berharap, dari impor bisa dilakukan penyesuaian harga di pasaran sesuai dengan harga beli masyarakat saat ini.

Yayat telah melakukan koordinasi dengan Aliansi lain, yang  sepakat akan melakukan libur dagang selama 5 hari jika pemerintah tidak mengambil tindakan, agar masyarakat tahu bahwa sekarang harga daging sapi naik.

Jika pemerintah Jawa Barat atau pusat tidak memberikan jawaban pasti untuk menekan kenaikan harga daging, dia menegaskan akan segera merealisasikan rencananya untuk mogok berjualan.

“Sebagai Ketua Umum Albapsi Jabar, saya meminta maaf bila dalam jangka waktu yang tidak bisa ditentukan tak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan daging sapi potong. Dan harus hilang dari pasaran,” katanya.(m

Editor:
Previous Post

Apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19 Wilayah Kodam III/Siliwangi

Next Post

PPKM Mikro Berlaku Hingga 22 Februari

Next Post

PPKM Mikro Berlaku Hingga 22 Februari

Discussion about this post

Indeks Berita

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

Minggu, 19 April 2026 - 19:58
Apa Sebenarnya Fungsi Sekolah? Ketika Pendidikan Tak Hanya Soal Prestasi Individu

Apa Sebenarnya Fungsi Sekolah? Ketika Pendidikan Tak Hanya Soal Prestasi Individu

Minggu, 19 April 2026 - 14:56
Apa Sebenarnya Fungsi Sekolah? Ketika Pendidikan Tak Hanya Soal Prestasi Individu

Apa yang Disukai (dan Tidak Disukai) Siswa dari Sekolah?

Minggu, 19 April 2026 - 10:55
Kekuatan Positive Parenting dalam Membentuk Anak yang Sehat dan Tangguh

Kekuatan Positive Parenting dalam Membentuk Anak yang Sehat dan Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 21:07
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID