CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Selasa, 28 April 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Kegiatan Reses di Kabupaten Bandung Belum Buahkan Hasil Maksimal

Oleh Andri Herdiansyah
Sabtu, 17 Juli 2021 - 04:14
di Headline, Kabupaten Bandung

Madania.co.id, Bandung, Anggota DPRD Kabupaten Bandung,
H. Uus Firdaus Haerudin, mengakui reses anggota DPRD Kabupaten Bandung dari tahun ke tahun belum membuahkan hasil maksimal, apalagi tak lama setelah dia dilantik menjadi menjadi anggota DPRD lalu terjadi pandemi covid-19.

Itu, lanjut dia, salah satu penyebab tidak meratanya anggaran sehingga masih ada warga daerah ini yang hidup di rumah tak layak huni (rutilahu)

Dia, mencontohkan, Mak Omih (80) yang tinggal di umah panggung yang gentengnya banyak yang bocor gentengnya.

“Itu harus segera ditindaklanjuti secara signifikan,” kata Uus, seusai, memberikan bantuan berupa makanan, vitamin, masker, dan uang tunai kepada Mak Omih dalam ranvkaian resesnya di Kelurahan Wargamekar, Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Jumat (16/7) siang.

Menurut dia, refocusing 12%, mengarah kepada penyelenggaraan pembangunan infrastruktur.

Ia akui, kondisi Mak Omih merupakan salah satu dari sekian banyak warga Kabupaten Bandung yang ia ketahui.

“Bisa saja ada terdapat banyak di wilayah lainnya dan membutuhkan sentuhan pemerintah melalui instansi terkait. Meskipun sebenarnya masalah rutilahu sudah menjadi target prioritas kerja Bupati Bandung, H. M. Dadang Supriatna.

Pada reses kali ini, dia mengkritisi anggaran yang digelontorkan Gubernur Jawa Barat, yang katanya sudah mengeluarkan Rp 5 triliun secara global tanpa rincian peruntukkan dan penempatannya.

“Pengeluaran itu semestinya ada ilustrasi penguraian pembiayaan agar bisa diketahui masyarakat, sebab kalau hanya disebutkan secara global bisa saja menimbulkan persepsi negatif masyarakat,” ujar Uus yang didampingi Pimpinan Pondok Pesantren Madrasah Diniyah Takmiliyah Al Mu’minuun, Ustadz M. Zaenal Muhtadin.

Sementara tentang bantuan sosial seperti BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), dia meminta diberikan kepada masyarakat dalam bentuk uang.

Dengan demikian menurut dia, laju perekonomian masyarakat kecil dapat tetap berjalan.

Uus meminta awak media membantu mempublikasikan situasi dan kondisi sebenarnya agar masyarakat mengetahui keadaan sesungguhnya.

Dalam pertemuan dengan sekitar 15 warga dalam resesnys, selain menerima aspirasi untuk perbaikan infrastruktur, bantuan sosial, dan perekonomian masyarakat kecil, dia mendapatkan keluhan dari pemerintah kelurahan setempat soal mobil layanan masyarakat.

“Masalah tersebut akan saya bawa untuk bahan pembahasan, selanjutnya disampaikan kepada instansi terkait. Mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti,” katanya.(m)

Editor:
Previous Post

Peringati Hari Menabung, OJK Perluas Inklusi Keuangan Bagi Pelajar

Next Post

Realisasikan Program di Masa PPKM Darurat Perlu Perhitungan Matang

Next Post

Realisasikan Program di Masa PPKM Darurat Perlu Perhitungan Matang

Discussion about this post

Indeks Berita

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Lolos Audit Tanpa Temuan, KAI Sumbar Perkuat Standar Mutu Pelayanan

Sabtu, 25 April 2026 - 13:51
Dedi Mulyadi Tekankan Identitas dan Daya Saing Sumedang

Dedi Mulyadi Tekankan Identitas dan Daya Saing Sumedang

Sabtu, 25 April 2026 - 09:53
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom University Memberikan Penyuluhan terkait  Peningkatan Kesadaran Perlindungan Data Diri dan Etika Bermedia Sosial di Masyarakat. Jum'at 24 April 2026 Foto : Istimewa

Kejahatan Siber Meningkat, Tel-U Turun Edukasi Warga Soal Data Pribadi

Jumat, 24 April 2026 - 21:14
Investasi Bodong di Indonesia Kian Marak: Bukan Soal Bodoh, Tapi Sistem yang Menjebak

Investasi Bodong di Indonesia Kian Marak: Bukan Soal Bodoh, Tapi Sistem yang Menjebak

Jumat, 24 April 2026 - 13:34
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID