CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Sabtu, 2 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

BPS Rilis Inflasi April 2024, Kota Bandung Masih Terendah di Jabar

Oleh editor
Jumat, 3 Mei 2024 - 10:21
di Ekbis, Headline
Pemkot Bandung Tegaskan akan Tertibkan Parkir Liar

MADANIACOID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung merilis Perkembangan Indeks Harga Konsumen Kota Bandung April 2024. Hasilnya, pada April 2024 terjadi inflasi Year on Year (YoU) Kota Bandung sebesar 2,42 persen.

Jumlah ini menjadi yang terendah di Jawa Barat. Disusul Kota Cirebon dengan 2,51 persen dan Tasikmalaya dengan angka 2,71 persen.

Meski begitu, inflasi month to month (MtM) Kota Bandung pada April 2024 sebesar 0,13 persen. Jumlah ini lebih tinggi dari inflasi MtM Jawa Barat sebesar 0,15 persen, sedangkan inflasi MtM Nasional sebesar 0,25 persen.

Melansir data BPS Kota Bandung, beberapa komoditi yang memberi andil inflasi (MtM) berasal dari komoditi: bawang merah (0,09 persen), emas perhiasan (0,06 persen), sigaret kretek mesin (0,06 persen), angkutan antar kota (0,05 persen), bawang putih (0,03 persen), dan daging ayam ras (0,03 persen).

Lalu, andil inflasi (YoY) pada April 2024 dipengaruhi berbagai komoditi, mulai dari: beras (0,73 persen), sigaret kretek mesin (0,34 persen), emas perhiasan (0,21 persen), daging ayam ras (0,15 persen), bawang putih (0,11 persen), nasi gengan lauk (0,10 persen), kontrak rumah (0,10 persen), sigaret kretek putih (0,10 persen).

Sementara andil inflasi (YtD) April 2024 dipengaruhi komoditi Beras (0,39 persen), emas perhiasan (0,15 persen), sigaret kretek mesin (0,13 persen), daging ayam Ras (0,10 persen), bawang merah (0,09 persen), kontrak rumah (0,07 persen), bawang putih (0,06 persen), serta nasi dengan lauk (0,06 persen).

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar penanaman bawang merah dan cabai rawit, serentak di 30 kecamatan se-Kota Bandung sebagai salah satu upaya untuk mengendalikan inflasi. Secara simbolis, kegiatan tersebut digelar di Buruan Sae Pemuda Mandiri, Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi, Selesa 30 April 2024 silam.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyebut, sebanyak 375 Buruan Sae di Kota Bandung, menanam cabai dan bawang serentak. Ia menambahkan, penanaman serentak seperti tanaman cabai rawit, bawang merah dan tomat ini sebagai komoditas pangan strategis.

“Namun ini juga sering mengalami fluktuasi harga, sehingga diharapkan dengan menanam dan panen nantinya mampu melengkapi kebutuhan pangan masyarakat,” ujar Gin Gin.

Pemkot Bandung juga memberikan bantuan untuk penanaman kali ini di antaranya, bibit cabai rawit, bibit bawang merah masing-masing 5 kg, polybag, 1 paket rumah bibit, benih tomat 1 sachet, tanah, pupuk kandang 20 karung, NPK 15 kg dan pestisida 1 paket.

Rencananya, hasil dari penanaman ini akan dipanen serentak pada dua bulan kedepan atau sekitar bulan Juli 2024. (ray)**

Editor: Denny Surya
Previous Post

Prof. Didin Muhafidin Tegaskan Benahi Pendidikan Untuk SDM Indonesia Yang Unggul

Next Post

Mengatasi Overthinking: Langkah-Langkah Sederhana untuk Menjauhinya

Next Post
Mengatasi Overthinking: Langkah-Langkah Sederhana untuk Menjauhinya

Mengatasi Overthinking: Langkah-Langkah Sederhana untuk Menjauhinya

Discussion about this post

Indeks Berita

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
KAI Perkuat Mitigasi Risiko di Perlintasan Sebidang Sumbar

KAI Perkuat Mitigasi Risiko di Perlintasan Sebidang Sumbar

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

KAI Perkuat Mitigasi Risiko di Perlintasan Sebidang Sumbar

KAI Perkuat Mitigasi Risiko di Perlintasan Sebidang Sumbar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23
Zero Findings Audit ISO 27001:2022, KAI Sumbar Perkuat Keamanan Data

Zero Findings Audit ISO 27001:2022, KAI Sumbar Perkuat Keamanan Data

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:45
Pulihkan Luka Batin Korban KRL, BKKBN Jabar Buka Layanan Gratis

Pulihkan Luka Batin Korban KRL, BKKBN Jabar Buka Layanan Gratis

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:37
Mengapa Peserta Didik Menyukai Ujian Digital?

Mengapa Peserta Didik Menyukai Ujian Digital?

Kamis, 30 April 2026 - 20:24
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID