CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Bio Farma Tekankan Manfaat Vaksin sebelum Ibadah Haji dan Umrah

Oleh Denny Surya
Senin, 10 Juni 2024 - 09:19
di Ekbis
Bio Farma Tekankan Manfaat Vaksin sebelum Ibadah Haji dan Umrah

MADANIACOID – Untuk mengantisipasi paparan penyakit meningitis, Bio Farma membagikan informasi tentang pentingnya melakukan vaksinasi sebelum melaksanakan ibadah Haji atau Umrah.

Menurut Product Manager Bio Farma, dr Asep Irham Fattahul Quran, sosialisasi ini dilakukan dalam rangka memberikan informasi terkait vaksinasi yang dilakukan sebelum calon jamaah berangkat ke tanah suci, terutama dalam mengantisipasi paparan penyakit meningitis.

“Kebutuhan manusia untuk melakukan vaksinasi sebenarnya relatif penting. Vaksinasi bertujuan untuk memunculkan imunitas baru,” kata dr Asep dalam keterangan resminya, Senin 10 Juni 2024.

Vaksinasi, tegas dr Asep, akan sangat bermanfaat untuk melindungi tubuh, terutama di daerah yang padat manusia seperti di Tanah Suci. Sebagai antisipasi kita terhadap penyakit yang mudah menular antar manusia.

“Di Indonesia paparan penyakit lebih terkendali. Sedangkan di tanah suci, kita bertemu dengan orang dari beberapa negara, nah itu yang akan menjadi paparan untuk jamaah-jamaah Indonesia ” kata dr Asep.

Menurut dr. Asep, vaksinasi cenderung penting selain untuk menangkal diri dari virus atau bakteri juga sebagai upaya untuk melindungi diri dari paparan penyakit dari luar. Sehingga, disarankan juga bagi para jamaah haji dan umrah ataupun pelancong yang ingin keluar negeri melakukan suntikan vaksin terlebih dahulu. Terutama pada calon jamaah usia lansia, dengan kualitas daya tahan tubuhnya yang mulai menurun.

“Sangat di rekomendasikan bahkan diwajibkan kepada orang yang sudah tua, karena kalau penyakit menular itu kalau kita nggak sadar bawa penyakit bisa menularkan ke orang-orang terdekat di rumah,” sambung dr Asep.

Pada sesi pemaparan, dijelaskan bahwa ukuran bangunan imunitas yang dilakukan tubuh pasca melakukan vaksinasi berada pada rentang waktu dua sampai tiga minggu setelah vaksin disuntikkan. Sehingga direkomendasikan untuk melakukan vaksinasi minimal dua minggu sebelum keberangkatan.

Pada dasarnya, vaksinasi memiliki efek samping atau kejadian ikutan pasca imunisasi, namun umumnya dampaknya ringan dan dapat pulih setelah beberapa saat. Sepeti halnya demam, bengkak di area suntikan, gatal dan lain sebagainya. Hal tersebut adalah hal yang wajar. Karena, pada saat efek samping itu terjadi anti bodi di dalam tubuh tengah beradaptasi dengan vaksin yang telah masuk ke tubuh.

dr. Asep menambahkan, bahwa vaksinasi dapat dilakukan dua kali dalam satu sesi untuk memberikan perlindungan lebih terhadap paparan penyakit.

“Calon jamaah dapat melakukan dua vaksinasi dalam satu kegiatan untuk proteksi lebih terhadap penyakit. Sebagai contoh, calon jamaah dapat melakukan vaksinasi flu dan meningitis sebelum berangkat agar tidak terpapar selama ibadah haji atau umrah.”

Vaksinasi meningitis cukup penting dilakukan sebelum calon jamaah pergi ke tanah suci. Kasus Meningitis Meningokokus sering dilaporkan di Arab Saudi. Pada tahun 2002-2011, terdapat 184 kasus konfirmasi Meningitis Meningokokus (hanya 9% berasal dari jamaah haji dan umrah) yang dominan disebabkan oleh serogroup W135. Akan tetapi, pada tahun 2012-2019 dilaporkan 44 kasus konfirmasi yang seluruhnya merupakan WN Arab Saudi.

Berdasarkan hasil penelitian dan hasil survei rutin karier meningitis meningokokus pada jemaah haji Indonesia pada tahun 1993-2003 menyebutkan bahwa pada jemaah haji Indonesia ditemukan adanya karier meningokokus sekitar 0,3%-11% dengan serogroup A, B, C, dan W135. Semenjak diberlakukan vaksinasi meningitis bagi jemaah haji, umroh, TKI pada tahun 2010, belum pernah dilaporkan kasus konfirmasi penyakit Meningitis Meningokokus di Indonesia.***

Editor: Denny Surya
Previous Post

Penilaian Administrasi Lomdeskel Tingkat Provinsi Jawa Barat 2024 Dimulai di Tasikmalaya dan Cirebon

Next Post

Hari Media Sosial Nasional 10 Juni, Ini Sejarah, Makna dan Ucapannya

Next Post
Hari Media Sosial Nasional 10 Juni. (Foto: Freepik).

Hari Media Sosial Nasional 10 Juni, Ini Sejarah, Makna dan Ucapannya

Discussion about this post

Indeks Berita

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
6 Fakta Jalur Cibeber–Lampegan Jebol Lagi, KA Siliwangi Dibatalkan Total

6 Fakta Jalur Cibeber–Lampegan Jebol Lagi, KA Siliwangi Dibatalkan Total

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

6 Fakta Jalur Cibeber–Lampegan Jebol Lagi, KA Siliwangi Dibatalkan Total

6 Fakta Jalur Cibeber–Lampegan Jebol Lagi, KA Siliwangi Dibatalkan Total

Kamis, 23 April 2026 - 08:07
Pentingnya Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah Stigma yang Masih Kuat

Pentingnya Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah Stigma yang Masih Kuat

Rabu, 22 April 2026 - 15:42
Siklus Menstruasi dan Perubahan Mood: Memahami Fase Tubuh Perempuan

Siklus Menstruasi dan Perubahan Mood: Memahami Fase Tubuh Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 14:33
Alarm Kesehatan Ibu di Jabar, 646 Kasus Kematian, KB Pascapersalinan Jadi Solusi

Alarm Kesehatan Ibu di Jabar, 646 Kasus Kematian, KB Pascapersalinan Jadi Solusi

Rabu, 22 April 2026 - 13:38
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID