MADANIACOID – Sudah 2 tahun sejak World Health Organization (WHO) mengumumkan pada Maret 2020, Covid-19 sebagai pandemi secara global. Di Indonesia sendiri, saat ini kasus harian corona kian melandai. Lantas, kapan pandemi bisa jadi endemi di Indonesia?
Berdasarkan pernyataan kepala WHO, Tedros Adhnom Ghebreyesus pada Februari lalu, fase bahaya Covid-19 bisa selesai pada pertengahan 2022. Namun ada dua syarat yang bisa membuat prediksi ini terwujud, yaitu tingkat vaksinasi harus lebih merata, dan keparahan gejala corona tidak seberat varian sebelumnya.
Meski sebesar 99,6 persen warga RI disebut sudah memiliki antibodi terhadap Covid-19, salah satu pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia, Pandu Riono meyakini corona tidak mungkin bisa ditekan hingga nol kasus. Varian baru terus bermunculan, dengan mutasi virus yang masih tidak bisa dihentikan. Warga dihimbau tetap menerapkan protokol kesehatan dibarengi vaksinasi.
Dilansir dari Kompas.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, Indonesua bisa segera lepas dari status pandemi. Hal itu dapat terjadi jika sampai Februari kasus Covid-19 di Tanah Air terpantau landai.
“Kalau kita bisa jaga di bulan Februari (2023) kasusnya landai maka kita bisa lepas dari pandemi Covid-19 ini,” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (11/10/2022).
Meski tingkat vaksinasi di Indonesia sudah cukup tinggi dan adanya antibodi terhadap covid-19, Indonesia belum bisa meninggalkan melepas masker agar tidak terjadi peningkatan lagi.
Airlangga juga menjelaskan, selama enam bulan terakhir ini perkembangan kasus positif Covid-19 relatif landai. Hal terpenting adalah agar tidak terjadi lagi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19 harus tetap dilakukan. ***(Ametha Wardah)










Discussion about this post