Menilik Program Kangpisman di Cihaurgeulis

72
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial (kiri) saat meninjau kawasan Cihaurgeulis terkait penerapan Program Kangpisman. (Humas Kota Bandung)

Warga RW 07 dan RW 10 Kelurahan Cihaurgeulis Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung menjadi salah satu kawasan yang menerapkan program Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman).

Di kawasan tersebut, warga mampu mengelola sampah beragam manfaat. Wali Kota Bandung, Oded M. Daial turut meninjau beberapa olahan sampah menjadi makanan bagi maggot maupun hewan lainnya di kawasan tersebut.

Tak hanya itu, seperti biasa penerapan budi daya ikan dalam ember. Tak lupa yang di dalamnya juga hadir kangkung. Oded juga mengapresiasi hal tersebut. Pasalnya lingkungan menjadi bersih dan sampah pun bisa dikelola mulai dari sumbernya.

Baca Juga:  Ariel Noah Suntik Vaksin Covid-19 di RSKIA Bandung

“Saya apresiasi warga dengan binaan DLHK dan unsur terkait. Tolong lurah dan camat, RW yang lain juga harus diedukasi. Jadi tidak RW di sini aja, yang lain juga bisa diedukasi,” kata Oded dalam keterangan Humas Kota Bandung, Jumat (5/2/2021).

Ia menuturkan, pada kepemimpinannya akan terus memperbaiki urusan sampah. Salah satu indikatornya, masyarakat memiliki budaya kebersihan.

“Pertama karena sesungguhnya indikator masyarkat yang punya budaya yaitu warga yang lingkungannya bersih,” jelas Oded.

Ia menuturkan, warga di kawasan RW 07 pun udah 90 persen mengelola sampah organik. Di setiap rumah juga memiliki Lodong Desa Dapur (Loseda), yang bisa dimanfaatkan untuk maggot.

Baca Juga:  Ini Dia Tiga Olahraga Ringan, Namun Tetap Bikin Sehat

“RW 07 ini 90 persen pengelolaan sampah organiknya, ini luar biasa karena telah banyak mengikuti arahan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua RW 07, Rusel mengungkapkan, secara bertahap pihaknya menyosialisasi dan memfasilitasi sarana prasarana untuk memudahkan warga. Seiring berjalannya waktu, para warga memanfaatkan wadah yang ada seperti ember.

“Sampah organiknya, ditempatkan di wadah seadanya. Sampai akhirnya dapat bagian tempat khususnya dari DLHK,” katanya.

Untuk organik, Rusel mengungkapkan, telah ada 77 Kepala Keluarga yang mengelolanya. Mereka mampu memilah sampah. “Warga siap mendukung dan meneruskan berbagai program yang ada di wilayah kita,”ujarnya.

Baca Juga:  Di Goa Buniayu, Berkelana di Dalam Perut Bumi

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Kamalia Purbani mengapresiasi warga yang telah komitmen untuk mengelola sampah.

“Warga Cihauegeulis komitmennya kuat. Ini sebagai bukti kesadaran dan perhatian untuk lingkungan,” ujar Kamalia.

Atas hal itu juga, Camat Cibeunying Kaler, Suardi menyatakan siap untuk terus mengedukasi masyarakat tentang mengelola sampah. “Peran serta masyarkat pasti penting. Kita terus dorong dan edukasi untuk mengelola sampah mulai dari sumbernya,” ujar Suardi. (sr)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here