MADANIACOID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengoptimalkan vaksin pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) capai target 95 persen. Kota Bandung sudah mempunyai 80 puskesmas di 30 kecamatan yang disetiap RWnya memiliki lebih dari satu layanan posyandu. Kegiatan BIAN ini bertujuan untuk antisipasi difteri, campak, dan rubela.
Dikutip dari bandung.go.id, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna dalam rapat evaluasi BIAN di Balai Kota Bandung, Senin, 26 September melakukan himbauan agar seluruh posyandu memaksimalkan sisa hari pada September ini dengan malakukan koordinasi antara puskesmas dan pihak kewilayahan.
“Masjid-masjid juga jadi mitra kita untuk memberikan pengumuman terkait layanan BIAN. Semua lini yang paling dekat dengan masyarakat harus gerakan seluruh potensi yang ada di wilayah kerja masing-masing. Lakukan door to door untuk sosialisasi,” imbaunya.
Pemkot Bandung terus memperbaharui data BIAN di Kota Bandung sebagai acuan dalam mengoptimalkan vaksinasi. Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Anhar Hadian mengatakan jika BIAN di kota Bandung memiliki sisa kekurangan 40 persen untuk kejar target.
Maka dari itu pihak Dinkes melakukan beberapa langkah agar vaksin BIAN tersebut penuhi target diantaranya dengan berkoordinasi dengan rumah sakit, klinik, dokter praktik mandiri spesialis anak, praktik mandiri bidan. Kemudian melakukan sosialisasi BIAN di tempat umum, seperti mal, tempat ibadah, playground, dan lokasi publik lainnya.
“Kita juga akan melakukan sweeping dan koordinasi di Pos Potensial seperti PAUD, tempat penitipan anak, taman kota, panti asuhan, dan lainnya,” kata Anhar. ***(Aulia Nurul Fauziah)









Discussion about this post