CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Rabu, 22 April 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Relokasi Rumah Warga Terdampak Longsor Cihanjuang Titikberatkan Prinsip Bangun Kembali

Oleh Andri Herdiansyah
Kamis, 4 Februari 2021 - 10:38
di Jawa Barat, Ragam
Bangunan terdampak longsor.. (Foto: bnpb)

Madania.co.id, Jakarta – Solusi relokasi terhadap rumah warga terdampak atau pun yang berpotensi terdampak di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menitikberatkan prinsip membangun kembali lebih baik dan lebih aman.

Ini karena Kecamatan Cimanggung merupakan kawasan dengan kerentanan gerakan tanah kategori sedang hingga tinggi.

Pemprov Jawa Barat (Jabar) telah menyusun dua skenario relokasi bagi masyarakat terdampak. Dua skenario itu yaitu terpusat dan mandiri. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar, Dani Ramdan menyebutkan,131 keluarga yang harus direlokasi.

Menyikapi skenario dari pemerintah daerah, masyarakat lebih memilih pada skenario mandiri. Ini dilatarbelakangi proses penyediaan bantuan yang relatif lebih cepat dan efisien.

“Telah disiapkan dua skenario relokasi bagi masyarakat terdampak dan pilihan masyarakat ada pada skenario mandiri namun problemnya adalah kebijakan dari pusat bahwa pembangunan dilakukan dari baru, tidak dalam rumah bentuk jadi,” ujar Dani Ramdan dalam webinar pembelajaran tanah longsor Cihanjuang, pada Rabu (3/2/2021).

Sejalan dengan hal tersebut Direktur Rumah Khusus Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Yusniewati, menyebutkan, lahan pascalongsor tidak dapat dibangun kembali dan perlu dilakukan relokasi.

“PUPR siap menyalurkan panel RISHA 131 unit untuk 131 KK sebagai penanganan terhadap dampak bencana, dengan catatan kondisi lahan sudah siap dan bebas dari risiko bencana alam. Total lahan yang disediakan minimal 2.400 meter persegi,” ujarnya.

Sementara itu, lokasi longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, tidak terlepas dari kondisi geologi setempat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Mitigasi Gerakan Tanah, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Agus Budianto.

“Daerah terdampak merupakan wilayah yang mudah terinfiltrasi air, kemudian adanya indikasi tanah-tanah urukan di beberapa lokasi,” ujar Agus.

Untuk itu, menurutnya, lokasi relokasi haruslah daerah yang secara geologi dan lingkungan aman dari risiko tanah longsor.

Dalam webinar yang diselenggarakan oleh Tim Intelijen Penanggulangan Bencana, suatu hasil survei dari Bandung Mitigasi Hub (BMH) menyebutkan, sebagian besar warga tidak mengetahui bahwa wilayahnya berpotensi longsor.

Ketua BMH,Aria Mariany, menyebutkan, sebelumnya belum pernah ada sosialisasi di wilayah terdampak karena Forum Pengurangan Risiko Bencana baru saja terbentuk.

Mariany menambahkan, pelibatan masyarakat dalam awal perencanaan wilayah perlu dilakukan.

Kemudian, lanjutnya, diperlukan juga perantara dalam menyampaikan risiko atau informasi dari hasil kajian kepada masyarakat (citizen science) untuk membangun komunikasi sehingga masyarakat bisa menerima tingkat risiko di wilayahnya.(m)

Editor:
Previous Post

Bandung diprediksi Hujan Ringan, Berikut Prakiraan Cuaca Kamis 4 Februari 2021

Next Post

Ini Beberapa Faktor Pemicu Tanah longsor Desa Cihanjuang Sumedang

Next Post

Ini Beberapa Faktor Pemicu Tanah longsor Desa Cihanjuang Sumedang

Discussion about this post

Indeks Berita

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
Siklus Menstruasi dan Perubahan Mood: Memahami Fase Tubuh Perempuan

Siklus Menstruasi dan Perubahan Mood: Memahami Fase Tubuh Perempuan

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Siklus Menstruasi dan Perubahan Mood: Memahami Fase Tubuh Perempuan

Siklus Menstruasi dan Perubahan Mood: Memahami Fase Tubuh Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 14:33
Alarm Kesehatan Ibu di Jabar, 646 Kasus Kematian, KB Pascapersalinan Jadi Solusi

Alarm Kesehatan Ibu di Jabar, 646 Kasus Kematian, KB Pascapersalinan Jadi Solusi

Rabu, 22 April 2026 - 13:38
KAI Sumbar Gas Pol Transportasi Hijau, Emisi Dipangkas hingga 75 Persen

KAI Sumbar Gas Pol Transportasi Hijau, Emisi Dipangkas hingga 75 Persen

Rabu, 22 April 2026 - 10:49
Day Trading Menjanjikan Untung Cepat, Ini Risiko yang Perlu Dipahami

Day Trading Menjanjikan Untung Cepat, Ini Risiko yang Perlu Dipahami

Rabu, 22 April 2026 - 09:44
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID