CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Vandalisme di Rel Kereta Meningkat, KAI: Ini Bukan Sekadar Kenakalan Anak

Oleh Denny Surya
Kamis, 31 Juli 2025 - 09:18
di Headline, Hukrim
Vandalisme di Rel Kereta Meningkat, KAI: Ini Bukan Sekadar Kenakalan Anak

Cirebon, madania.co.id – Satu per satu tangan-tangan jahil di sekitar rel kereta api mulai dipatahkan. Kali ini giliran pelempar kereta api yang berhasil diamankan PT KAI Daop 3 Cirebon, menyusul aksi vandalisme terhadap KA Brawijaya (KA 37) relasi Malang–Gambir yang terjadi di jalur Waruduwur–Cirebonprujakan bulan Juli 2025.

Pelaku yang diamankan ternyata seorang anak laki-laki. Ia tertangkap basah hendak melakukan pelemparan terhadap KA yang melintas, dan setelah dimintai keterangan, mengaku sebagai pelaku aksi sebelumnya. Penangkapan dilakukan pada Selasa (29/7), setelah tim keamanan KAI melakukan penyisiran dan menggali informasi dari masyarakat sekitar lokasi kejadian.

“Petugas kami terus mengawasi titik rawan dan berhasil menangkap seorang anak yang hendak melempar kereta. Setelah ditanya, ia mengaku melempar KA Brawijaya sebelumnya,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, dalam pernyataan resminya.

Anak Berkebutuhan Khusus, Orang Tua Minta Maaf

KAI tidak serta-merta membawa perkara ini ke jalur hukum, mengingat pelaku masih anak-anak dan disebut memiliki keterbelakangan mental. Bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat, pihak KAI kemudian melakukan pembinaan langsung dengan menghadirkan kedua orang tua anak tersebut.

Dalam prosesnya, orang tua pelaku membuat surat pernyataan yang berisi pengakuan, permintaan maaf, serta janji untuk mengawasi anak mereka agar tak lagi bermain atau berbuat iseng di sekitar rel kereta.

“Permintaan maaf sudah kami terima, tapi ini menjadi peringatan keras. Tak ada toleransi terhadap vandalisme,” tegas Muhib.

Vandalisme Rel: Kelalaian yang Bisa Mematikan

Pihak KAI mengingatkan, tindakan seperti melempar kereta bukanlah kenakalan remaja biasa. Ini adalah aksi berbahaya yang bisa mengakibatkan luka serius, bahkan kehilangan nyawa. KA Brawijaya yang jadi sasaran, misalnya, setiap hari mengangkut ribuan penumpang.

“Kalau pelemparan ini mengenai kaca, penumpang bisa cedera. Kalau mengenai masinis atau sistem kendali, itu bisa membahayakan seluruh perjalanan,” ucap Muhibbuddin.

Lebih jauh, tindakan vandalisme terhadap sarana dan prasarana kereta api masuk kategori pidana berat. Berdasarkan UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta KUHP Bab VII, pelaku dapat dijerat hingga 15 tahun penjara.

KAI Daop 3 Cirebon menegaskan, mereka akan mengambil langkah tegas dalam memberantas vandalisme. Tak hanya dari sisi keamanan, tapi juga pendekatan sosial dan edukatif ke masyarakat.***

Editor: Denny Surya
Previous Post

Dekorasi Meriah, Waspada Bahaya! PLN UID Jabar Serukan Perayaan Kemerdekaan yang Aman

Next Post

Jepang Tangguh Hadapi Tsunami, Indonesia Masih Belajar

Next Post
Jepang Tangguh Hadapi Tsunami, Indonesia Masih Belajar

Jepang Tangguh Hadapi Tsunami, Indonesia Masih Belajar

Discussion about this post

Indeks Berita

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
Pentingnya Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah Stigma yang Masih Kuat

Pentingnya Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah Stigma yang Masih Kuat

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Pentingnya Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah Stigma yang Masih Kuat

Pentingnya Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah Stigma yang Masih Kuat

Rabu, 22 April 2026 - 15:42
Siklus Menstruasi dan Perubahan Mood: Memahami Fase Tubuh Perempuan

Siklus Menstruasi dan Perubahan Mood: Memahami Fase Tubuh Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 14:33
Alarm Kesehatan Ibu di Jabar, 646 Kasus Kematian, KB Pascapersalinan Jadi Solusi

Alarm Kesehatan Ibu di Jabar, 646 Kasus Kematian, KB Pascapersalinan Jadi Solusi

Rabu, 22 April 2026 - 13:38
KAI Sumbar Gas Pol Transportasi Hijau, Emisi Dipangkas hingga 75 Persen

KAI Sumbar Gas Pol Transportasi Hijau, Emisi Dipangkas hingga 75 Persen

Rabu, 22 April 2026 - 10:49
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID