CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Indonesia Bisa Kurangi Impor 40 Persen Jika Memiliki Industri Soda Abu

Oleh Andri Herdiansyah
Rabu, 14 Juli 2021 - 08:16
di Berita, Ekbis, Pendidikan

 

Itb

Madania.co.id, Bandung –Soda Ash, atau umumnya dikenal sebagai soda abu, merupakan salah satu komponen dasar kimia yang sangat dibutuhkan dalam beberapa industri. Yakni, dari mulai digunakan sebagai bahan deterjen dan turunannya, hingga lembar kaca dan juga turunannya.

Namun menurut Presiden Direktur PT Kaltim Parna Industri, Hari Supriyadi, hingga kini Indonesia belum memiliki industri (manufacturing plant) soda ash sendiri, dan harus mengimpor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Padahal bahan baku cukup melimpah di tanah air. Kebutuhan akan soda ash ini pun cukup besar, hingga 1,2 juta ton pertahun, dan akan terus meningkat,” ujar Hari Supriyadi kepada wartawan, Rabu (13/7).

Kebutuhan soda api ini, kata dia, akan meningkat lagi bila ditambah karena diperlukan juga untuk baterai mobil listrik sebagai bahan bakunya.

“Potensi bahan baku di Indonesia ada. Rencananya, akan dibangun dengan kapasitas 300 ribu. Ini, bisa mengurangi impor soda api 30 hingga 40 persen. Kami ingin wake up call dan menyadarkan kalau Indonesia mampu swasambada soda abu,” paparnya.

Menurutnya, untuk membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat akan perlunya pembangunan industri soda ash di dalam negeri, pihaknya bekerja sama dengan Panitia 80 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik Kimia di Indonesia, menggelar Kompetisi Esai Nasional bertajuk Industri Soda Ash di Indonesia

“Selain sebagai wadah sosialisasi akan industri soda ash dan manfaatnya, acara ini diharapkan dapat menjadi pendorong pembangunan industri di dalam negeri, yang akhirnya membantu meningkatkan ketahanan industri kimia nasional,” kata Hari.

Menurur Hari, pihaknya perlu masukan dari akademisi dan praktisi industri di Indonesia ini untuk bagaimana dapat memiliki industri yang sementara ini belum ada di Indonesia. Karena, mungkin ada sisi atau ruang yang tidak kami lihat dari studi dan kajian yang dilakukanm

“Maka kami sangat menghargai dukungan ITB, Kementerian Perindustrian, Persatuan Insinyur Indonesia dan para peserta lomba Esai yang kebanyakan dari kalangan milenial,” katanya.

Sementara menurut Ketua Umum Panitia 80 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik Kimia di Indonesia, Tirto Prakoso Brodjonegoro, acara yang digelar mulai 8 Mei 2021 lalu berhasil menarik 217 peserta, baik individu atau pun kelompok, yang berasal dari berbagai kalangan, yaitu pelaku industri, masyarakat umum dan pelajar.

“Peserta yang ikut, memang cukup antusias. Dari hasil seleksi terhadap 82 esai yang masuk, terpilih 5 finalis yang pada babak final ini akan memperebutkan total hadiah 100 juta rupiah,” kata Tirto.

Sementara menurut Panitia Ricky Wargakusumah, dengan kompetisi ini, ia berharap bisa menyampaikan kebangkitan industri kimia di Indonesia. Karena, walaupun pabrik pupuk ada tapi masih bergantung impor.

“Masih banyak PR nya, bagaimana kalau kita tidak bisa impor soda ash, akan makin terasa kehilir dalam kondisi darurat,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, Indonesia perlu pemandangan baru bagaimana meningkatkan ketahanan industri kimia. “Genearasi muda punya bekal. Ini jadi harapan kami dengan menggelar pertandingan eseai yang dilihat gagasan dan penyampaian karena perlu ada gagasan baru,” kata Ricky seraya mengatakan para insinyur dikenal tak terbiasa menulis dengan kompetisi ini ia harap jadi terbiasa.

Adapun Lima esai yang menjadi finalis adalah:

1. Optimis Membangun Jembatan Devisa Melalui Industri Soda Ash sebagai Langkah Awal Kebangkitan Ekonomi Nasional oleh Apridah Cameliawati Djohan, Biro Organisasi dan SDM, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

2.Teknologi Karbonasi sebagai Langkah Awal Swasembada Soda Abu di Indonesia dari Emisi Gas Buang Bahan Bakar Fosil, oleh Bangkit Dana Setiawan, Pratitis Mega Adinata, Vicky Wijaya dari Chandra Asri Petrochemical

3. Menakar Penerapan Proses Modified Solvay (MS) untuk Kemandirian Industri Soda Ash Indonesia oleh Fauzi Yusupandi, dari Departemen Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung

4. Industri Soda ash: Menjawab Kebutuhan Indonesia dari Kacamata Kimia, Industri, dan Ekonomi, oleh Muhammad Taruna Aldiramadan, dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia

5. Industri Soda Ash di Indonesia, Haruskah Ada? oleh Siska Mutiara, dari Program Pasca Sarjana Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung .

Kelima finalis ini akan mempresentasikan ide esainya di hadapan para juri yaitu Ir. Muh. Khayam, MT, IPU, sebagai Dirjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil, Kementerian Perindustrian RI, Drs. Johnny Darmawan MSi, sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian, KADIN Indonesia, Dr. Ir. Heru Dewanto, ST, MSc (Eng), IPU, ACPE. sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia, Ir. Hari Supriyadi, MM, IPU, ASEAN Eng. sebagai Presiden Direktur PT Kaltim Parna Industri dan Prof. Dwiwahju Sasongko, PhD. Sebagai Guru Besar Teknik Kimia ITB. (Tgh)

Editor:
Previous Post

Pabrik Sepatu MPI, Vaksin Ribuan Karyawannya

Next Post

Kurangi Beban Pemerintah, Uya Mulyana Minta Bupati Bandung Kumpulkan Pengusaha Gelar Vaksinasi

Next Post

Kurangi Beban Pemerintah, Uya Mulyana Minta Bupati Bandung Kumpulkan Pengusaha Gelar Vaksinasi

Discussion about this post

Indeks Berita

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

Minggu, 19 April 2026 - 19:58
Apa Sebenarnya Fungsi Sekolah? Ketika Pendidikan Tak Hanya Soal Prestasi Individu

Apa Sebenarnya Fungsi Sekolah? Ketika Pendidikan Tak Hanya Soal Prestasi Individu

Minggu, 19 April 2026 - 14:56
Apa Sebenarnya Fungsi Sekolah? Ketika Pendidikan Tak Hanya Soal Prestasi Individu

Apa yang Disukai (dan Tidak Disukai) Siswa dari Sekolah?

Minggu, 19 April 2026 - 10:55
Kekuatan Positive Parenting dalam Membentuk Anak yang Sehat dan Tangguh

Kekuatan Positive Parenting dalam Membentuk Anak yang Sehat dan Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 21:07
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID