Pejabat Saudi Lakukan Persiapan untuk Menerima Lebih Banyak Jemaah Umrah di Bulan Suci Ramadan

34
kiswa
Pemeliharaan Kiswa Ka’bah di Makkah, Arab Saudi. (Foto: iqna.ir)

Madania.co.id, Arab Saudi- Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi mengungkapkan rencana kementerian untuk umrah selama bulan suci Ramadhan di tengah pandemi covid-19.

Abdul Fattah Mashat mengatakan persiapan telah dilakukan untuk menerima lebih banyak jemaah, Asharq Al-Awsat melaporkan.

Dilansir Iqna (05/04/2021), para jemaah harus menunjukkan aplikasi eatmarna kepada pihak berwenang untuk mengonfirmasi bahwa izin mereka valid sebelum mereka tiba di kota suci Makkah.

Mashat menambahkan bahwa empat pusat penerimaan akan didirikan di pintu masuk Makkah dan sekitar 700 bus akan didedikasikan untuk transportasi mereka.

Baca Juga:  4 Juli Menjadi Momentum bagi Muslim Amerika

Setiap bus akan mengangkut 20 jemaah sesuai dengan peraturan kesehatan. Jumlah pekerja akan berlipat untuk memastikan umrah terlaksana dengan lancar.

Kementerian telah menetapkan rencana pencegahan yang mencakup beberapa mekanisme dalam membantu mengelola jumlah jemaah yang akan melaksanakan umrah dan salat di Masjid Nabawi di Madinah.

Para pekerja telah tersedia sepanjang waktu di pintu masuk Makkah, tambahnya, rencana itu telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir setelah Kerajaan secara bertahap membuka kembali umrah.

Baca Juga:  Ekonomi Saudi Menyusut 7% dengan Jumlah Pengangguran Mencapai 15,4%

Selain itu, Mashat menekankan bahwa semua pekerja yang melayani jemaah telah menerima vaksin COVID-19, sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya dengan aman.

Semua kegiatan umrah didasarkan pada peraturan Kementerian Kesehatan dengan memastikan jarak sosial dan tindakan pencegahan lainnya atas COVID-19, katanya.

Termasuk pemeliharaan Kiswa (penutup Ka’bah) secara rutin di kota suci Makkah, Arab Saudi, dimulai pada hari Minggu (11/04) menjelang bulan Ramadhan.

Baca Juga:  Kepala Pusat Panggilan Islam Apresiasi Saudi dalam Melayani Umat Muslim

Pemeliharaan Kiswa akan berlangsung selama lima hari dan akan dilakukan oleh 14 teknisi yang didampingi oleh seorang ahli dan spesialis kesehatan, serta unit kesehatan dan keselamatan kerja.

Direktur departemen pemeliharaan Kiswa Fahd Al-Jabri mengatakan bahwa penutup akan dibersihkan setelah pekerjaan pemeliharaan selesai, lapor berita Arab.

Dia menambahkan bahwa pekerjaan itu akan dilakukan sejalan dengan pencegahan penyebaran COVID-19 di sekitar Ka’bah. (dzk)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here