Perselisihan Masjid Bersejarah Kembali Terjadi di Uttar Pradesh India

268
Masjid Bersejarah Gyanvapi dan Kuil Kashi Vishwanath
Masjid Bersejarah Gyanvapi dan Kuil news.ebene-magazine.com)

Madania.co.id, India- Pengadilan di negara bagian Uttar Pradesh, India, telah mengeluarkan perintah terkait sengketa masjid bersejarah yang berusia berabad-abad dan sebuah kuil yang terletak di sebelahnya.

Pengadilan di kota Varanasi pada Kamis (08/04) mengarahkan Survei Arkeologi India (ASI) untuk mencari tahu lebih dalam tentang Masjid Gyanvapi yang berusia berabad-abad, yang berdiri saat ini di situs tempat yang disengketakan.

Meurut ASI, “Apakah masjid tersebut termasuk superimposisi, ada perubahan atau penambahan, atau ada struktur tumpang tindih dalam bentuk apa pun, atau berada di atas struktur keagamaan lainnya”, yang saat ini bersebelahan dengan Kuil Kashi Vishwanath.

Baca Juga:  Pertunjukan Udara Internasional Saudi Ditunda Karena Pandemi Covid-19

Dilansir Al-Jazeera (10/04/21), keputusan pengadilan mengikuti petisi yang diajukan oleh kelompok Hindu sayap kanan yang mengklaim bahwa Kaisar Mughal Aurangzeb menghancurkan sebagian kuil untuk membangun masjid pada abad ke-17.

Pengadilan memerintahkan komite beranggotakan lima orang, yang terdiri dari dua umat Hindu, dua Muslim dan seorang ahli arkeologi, untuk mengawasi “survei fisik komprehensif” dan menetapkan 31 Mei sebagai tanggal sidang berikutnya.

Mengingat Perselisihan Masjid Bersejarah Ayodhya

Varanasi merupakan daerah pemilihan parlemen PM Narendra Modi, seorang nasionalis Hindu dari Partai Bharatiya Janata (BJP), yang menjadi kekuatan politik pada 1980-an melalui gerakan untuk membangun kuil Ram di Ayodhya, 228km (141 mil) jauhnya.

Baca Juga:  Muslim India Akan Memulai Proyek Masjid Ayodhya pada 26 Januari Mendatang

Pada tahun 1992, massa penghancuran Masjid Babri, yang menurut kelompok Hindu dibangun oleh seorang jenderal Babur, seorang pendiri dinasti Mughal di anak benua India, tepat di tempat kelahiran Lord Ram.

Penghancuran masjid memicu kerusuhan agama yang mematikan di seluruh India, menewaskan lebih dari 2.000 orang, dan menurut sejarawan, secara permanen merusak tatanan sosial India.

Pada November 2019, Mahkamah Agung India menyerahkan situs yang disengketakan di Ayodhya kepada penggugat Hindu dan mengizinkan pembangunan kuil Ram di bawah pengawasan pemerintah.

Baca Juga:  Kasus Corona Indonesia Masih Bertambah, Total Pasien 56.385 Orang

Pengadilan tinggi memberikan putusan sepihak meskipun ada putusan lain yang menunjukkan bahwa tidak ada bukti yang mendukung tuduhan masjid tersebut dibangun setelah menghancurkan sebuah kuil Ram.

Pada Agustus tahun lalu, ketika pandemi COVID-19 berkecamuk di seluruh India, Modi terbang ke Ayodhya bersama delegasi politisi senior BJP dan melakukan upacara peletakan batu pertama untuk kuil baru, yang rencananya akan diresmikan sebelum pemilihan nasional 2024.

Di Varanasi juga, pemerintah Modi mengawasi pembangunan proyek besar untuk memamerkan Kuil Vishwanath, yang menyebabkan pembongkaran kuil-kuil kecil berusia berabad-abad dan bangunan lain di bagian tertua kota India. (dzk)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here