Qatar Rencanakan Lebih Banyak Pusat Al-Qur’an Bagi Wanita

30
Muaath Yusuf al-Qaasmi dan Malullah Abdurahman al-Jaber
Muaath Yusuf al-Qaasmi dan Malullah Abdurahman al-Jaber pada Konferensi Pers. (Foto: gulf-times.com)

Madania.co.id, Qatar- Kementerian Wakaf dan Urusan Islam, Awqaf Qatar, yang diwakili oleh Departemen Panggilan dan Bimbingan Keagamaan, menyusun rencana untuk mendirikan lebih banyak pusat Al-Qur’an untuk perempuan.

Direktur departemen, Malullah Abdurahman al-Jaber mengatakan, pada konferensi pers Senin (29/03), enam gedung akan didirikan sebagai pusat pengajaran Al-Qur’an bagi perempuan.

Dilansir Iqna (30/03/21), ada sekitar 162 pusat pengajaran Al-Qur’an bagi pria dan wanita milik pemerintah yang mencakup seluruh wilayah Qatar.

Ada sekitar lebih dari 22.000 pelajar dari berbagai usia yang belajar di pusat tersebut. Mereka dibekali pelajaran huruf alfabet, serta pelajaran pengajian dan hafalan dalam berbagai tahap,” jelas al-Jaber, lapor GTimes.

Departemen ini menaungi pusat-pusat Al-Qur’an tersebut yang menyediakan para pelajar dengan mentor yang berkualifikasi dalam bidangnya yang sesuai dengan proses pendidikan tersebut.

Baca Juga:  Pasar Stasiun Cimindi Resmi Buka Kembali

“Belakangan ini, pemerintah telah menyediakan program-program kualitatif dan lanjutan yang sejalan dengan waktu untuk mengatasi kesulitan pandemi COVID-19, pengajaran dilaksanakan secara jauh melalui program komunikasi visual,” kata al-Jaber.

Menambahkan bahwa 4.000 siswa menjadi bagian dari program online ‘Taud’ yang diluncurkan untuk membantu siswa dalam belajar dan menghafal Al-Qur’an.

Muaath Yusuf al-Qaasmi, Direktur bagian Al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan di Departemen Panggilan dan Bimbingan Keagamaan mengatakan bertambahnya beberapa pencapaian pada 2019, dengan 16.000 siswa yang belajar di 140 pusat, selama sesi pagi dan malam.

Baca Juga:  Serentak Bunyikan Sirine dan Hentikan Aktivitas Pada 17 Agustus
Terhambat karena Pandemi Covid-19

Selama tahun 2020, karena covid-19 para siswa tidak dapat bergabung dengan pusat-pusat tersebut.

Hanya sekitar 80 siswa termasuk tiga warga Qatar hafizh Al-Qur’an pada 2019 dan tiga pemuda Qatar yang meraih posisi lanjutan dalam kompetisi internasional.

“Program belajar Al-Qur’an pada Ramadan tahun lalu diikuti oleh 531 siswa, yang telah meluncurkan kursus penyegaran untuk meninjau Al-Qur’an Mulia bagi para imam Qatar dalam persiapan untuk Ramadhan sekarang,” katanya.

Baca Juga:  Tunisia dan Qatar Usulkan Konferensi 'Islam Barat'

“Para imam Qatar bekerja sama dengan Administrasi Masjid Awqaf dalam menjalankan program yang akan berlanjut hingga akhir minggu pertama April ini dan akan diikuti oleh 22 siswa. (dzk)


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here