CLOSE ADS
CLOSE ADS
MADANIACOID
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming
No Result
View All Result
MADANIACOID
No Result
View All Result

Seorang Siswa Ditangkap di Singapura Karena Diduga Merencanakan Penyerangan Masjid

Oleh Andri Herdiansyah
Kamis, 28 Januari 2021 - 20:19
di Berita, Dunia Islam
Masjid Al Noor
Masjid Al Noor yang Menjadi Sejarah Tragedi Christchurch, selandia Baru. (Foto: iqna.ir)

Madania.co.id, Singapura- Pihak berwenang di Singapura mengatakan mereka telah menahan tanpa pengadilan seorang siswa (16) yang membuat rencana rinci dan persiapan untuk melakukan penyerangan terhadap dua masjid dengan menggunakan parang.

Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan remaja Singapura itu terinspirasi oleh tragedi Christchurch, di mana seorang pria bersenjata Australia yang membunuh 51 jemaah di dua masjid di Selandia Baru pada 2019.

Dilansir Iqna (27/01/21), remaja itu telah “meradikalisasi sendiri, dimotivasi oleh antipati yang kuat terhadap Islam dan ketertarikan pada kekerasan,” kata departemen itu dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (27/01), waktu setempat.

Identitas seorang remaja itu merupakan seorang etnis Kristen India yang tidak disebutkan namanya oleh departemen karena masih di bawah umur.

Remaja itu ditahan pada bulan Desember lalu, dan merupakan tersangka teror termuda yang ditahan berdasarkan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri Singapura, tambahnya, AP melaporkan.

Departemen itu mengatakan penyelidikannya telah menemukan bahwa remaja itu bekerja seorang diri dan berencana menyerang dua masjid di dekat rumahnya pada 15 Maret lalu, yang bertepatan dengan tahun kedua tragedi Christchurch.

Siswa tersebut telah memetakan rutenya dan memilih dua masjid di dekat rumahnya di Singapura utara. Dia membeli jaket antipeluru dan berencana membeli golok secara online, menurut departemen.

Awalnya, siswa tersebut ingin memperoleh senjata api sambil berjalan kemungkinan membuat bom, dan meniru rencana pria bersenjata Christchurch untuk membakar masjid dengan bensin.

Dia akhirnya menyerah pada semua ide ini ketika dia menyadari Singapura memiliki undang-undang pengendalian senjata yang ketat dan keputusan itu sebagian didorong oleh masalah logistik dan keamanan pribadi.

Sama seperti pria bersenjata dalam tragedi itu, dia berencana untuk menyiarkan langsung aksinya dengan mengikat ponsel ke rompi, kata pernyataan itu. Dikatakan dia juga menyiapkan dua pernyataan untuk disebarkan sebelum serangan itu.

Proses Rehabilitasi Remaja

Menteri Hukum Dalam Negeri, K.Shanmugam yang dikutip oleh media setempat mengatakan bahwa pihak berwenang tidak menuntut remaja tersebut karena dia masih di bawah umur dan tidak melakukan tindakan tersebut.

Tetapi dia menambahkan, hal itu mengkhawatirkan karena menandai kasus pertama ekstremis sayap kanan yang menargetkan Muslim di negara kecil Asia Tenggara itu.

Pihak berwenang mengatakan remaja tersebut akan menjalani proses rehabilitasi yang melibatkan konseling agama, psikologis dan sosial.

Memberikan rincian lebih lanjut, departemen mengatakan remaja itu telah menjajaki berbagai opsi termasuk mendapatkan senjata api secara online, membuat bom dan menggunakan bensin untuk menyiram masjid.

Dia kemudian memutuskan untuk menggunakan parang dan telah mempelajari cara memotong arteri (urat nadi) utama para korbannya.

Salah satu pernyataan yang dia persiapkan merujuk pada serangan yang direncanakannya sebagai “pembantaian”, “tindakan balas dendam” dan “seruan untuk perang” melawan Islam, kata pihak berwenang.

Yang lainnya adalah manifesto yang mirip dengan yang ditulis oleh pria bersenjata Christchurch, yang oleh remaja itu disebut sebagai “santo/orang suci”.

Bahkan Departemen itu mengatakan remaja itu siap mati selama serangan itu.

Keluarga remaja tersebut dan orang lain yang dekat dengannya tidak tahu tentang rencananya atau kebenciannya terhadap Islam.

“Kasus ini sekali lagi menunjukkan bahwa ide-ide ekstrim dapat menimbulkan resonansi di antara (orang-orang) dan meradikalisasi orang Singapura, tanpa memandang ras atau agama,” kata departemen itu. (dzk)

Editor:
Berita terbaru dan menarik hari ini tentang Penyerangan MasjidSingapuraSiswaTragedi Christchurch
Previous Post

Polisi: Ujaran Kebencian yang Memecah Belah Bangsa Tak Ada Toleransi

Next Post

Pemikul Jenazah TPU Cikadut Bakal Dijadikan Pekerja Harian Lepas

Next Post

Pemikul Jenazah TPU Cikadut Bakal Dijadikan Pekerja Harian Lepas

Discussion about this post

Indeks Berita

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran 500 Istilah Tugas MOS – MPLS Terlengkap 2022

Ini Dia Bocoran 500 Istilah Tugas MOS MPLS Terlengkap

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:41
Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Mantaps!, inilah 7 Aneka Makanan yang dibuat dari Umbi-umbian

Senin, 13 Februari 2023 - 15:30
mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:06
cara transkrip tanpa ngetik

Cara Transkrip Wawancara Tanpa Harus Ngetik

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:53
10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

Sejarah Pendirian Parmusi, Persaudaraan Muslimin Indonesia

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Kelas I Jadi Rp150 Ribu

mitos dan fakta eureup eureup

Mitos dan Fakta tentang Eureup-Eureup Saat Tidur

10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

10 Buku Psikologi yang Wajib Dibaca untuk Memahami Cara Kerja Pikiran Manusia

Minggu, 19 April 2026 - 19:58
Apa Sebenarnya Fungsi Sekolah? Ketika Pendidikan Tak Hanya Soal Prestasi Individu

Apa Sebenarnya Fungsi Sekolah? Ketika Pendidikan Tak Hanya Soal Prestasi Individu

Minggu, 19 April 2026 - 14:56
Apa Sebenarnya Fungsi Sekolah? Ketika Pendidikan Tak Hanya Soal Prestasi Individu

Apa yang Disukai (dan Tidak Disukai) Siswa dari Sekolah?

Minggu, 19 April 2026 - 10:55
Kekuatan Positive Parenting dalam Membentuk Anak yang Sehat dan Tangguh

Kekuatan Positive Parenting dalam Membentuk Anak yang Sehat dan Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 21:07
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Berita
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Dunia Islam
  • Kajian
  • Gaya Hidup
  • Persib Bandung
  • Agenda
  • Radio Streaiming

© 2022 MADANIACOID