Talk Show MyIlkom: Aplikasi PeduliLindungi, Ikhtiar Meminimalisir Pandemi Covid-19

182

Madania.co.id,  Bandung – Menunjukkan sertifikat vaksin covid-19 yang terdapat di aplikasi PeduliLindungi.com menjadi wacana publik terkait aktivitas masyarakat memasuki fasilitas umum, dan tempat ibadah. Wacana publik ini juga didiskusikan dalam Talk Show My Ilkom yang diselenggarakan Korps Protokoler Kemahasiswaan (KPMJ) Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung secara Online, Jumat malam (1/10/21).

Talk Show yang dipandu Nuri Yatul Hikmah menampilkan dua narasumber. Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Nase Saepudin Z, S.Ag, M.M, dan Sekum Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Jawa Barat, Dr. Leili Kurnia Gustini, S.Sos, M.Si

Perspektif Islam

Dalam pemaparanya, Nase mengulas wacana ini dengan pendekatan wahyu memandu ilmu. Ini penting, mengingat hal ini menjadi aspek mendasar dalam membahas persoalan ini. Dalam Alqur’an, jelasnya, sudah menjelaskan mengenai ikhtiar. Dan ikhtiar dalam menyikapi peristiwa covid-19 ini ialah kehati-hatian.

Baca Juga:  Real Madrid Jaga Tren Kemanangan 3-1 atas Athletic Bilbao

Peristiwa covid-19 yang terjadi saat ini  merupakan peristiwa global, dan para ahli Barat sudah membuat berbagai media/aplikasi terkait covid-19. Karena itu, kita harus beradaptasi dengan segala yang terjadi, dan up to date untuk selalu melek media.

Hilangkan segala ketakutan yang berlebihan atau fobia. Ini sebagaimana diatur dalam Alqur’an mengenai larang berlebih-lebihan (isrof). Karena itu jangan takut secara berlebih-lebihan dalam menyikapi covid-19.

Nase juga menegaskan bahwa dalam ranah ikhtiar, Alqur’an menegaskan keharusan kita menaati Allah, Rasul, dan pemimpin.  Dalam kaitannya dengan pandemi covid-19, maka meminimalisir pandemi covid-19 ini bukan hanya menjadi tugas pemerintah atau pun individu, tetapi menjadi tugas kita semua. “Dan kita, penting mengedukasi masyarakat terkait ikhtiar itu.”

Baca Juga:  Calon Penyumpang Kereta Api Antre Rapid Tes Antigen

Dalam Alqur’an, kata Nase, sudah dijelaskan gar kita untuk selalu menjaga diri dan keluarga dari siksa api neraka. Karena itu, kita harus berbaik sangka kepada pemerintah, bahwa pemerintah mengeluarkan kebijakan pedulilindungi bertujuan untuk melindungi masyarakat dalam menangani kasus covid-19 ini.

“Yang paling penting saat ini ialah edukasi masyarakat dari yang belum tau menjadi tau dari yang belum bisa menjadi bisa.”

Perspektif Komunikasi

Leili, Sekum AspikomJawa Barat yang juga dosen Ilmu Komunikasi ini menegaskan, tepat tidaknya aplikasi Peduli Lindungi ini harus kita kaji dengan memperhatikan kelayakan dan karakteristik pengguna media digital di kalangan masyarakat Indonesia.

Baca Juga:  Lima Desa di Kabupaten Musi Rawas Sumsel Terendam Banjir, Sungai Lakitan Meluap

“Dari persfektif komunikasi kesehatan, apakah aplikasi atau wacana tersebut bisa dan efektif dikomunikasikan kepada masyarakat dengan mempertimbangkan apakah masyarakat Indonesia sudah melek digital apa belum?”

Dari pendekatan komunikasi, kesiapan masyarakat, karakter masyarakat, dan faktor edukasi juga harus diukur. “Kita harus melihat itu dari pendekatan komunikasi yang baik. Penggunaan media digital di Indonesia sudah merata apa belum? Bagaimana pula kesiapan masyarakat dalam penggunaan aplikasi tersebut?”

Aplikasi Peduli Lindungi yang dapat diunduh di Play Store untuk pengguna android dan App Store untuk pengguna Apple. *** Lailatul Azizah


Ikuti Media Sosial dan Youtube Channel Kami:
Instagram:www.instagram.com/madaniacoid/
Twitter: twitter.com/madaniacoid/
Facebook: facebook.com/madaniacoid
Youtube: youtube.com/madaniacoid
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here